6.1 Laporan Harian Baja Global SMM

Telah Terbit: Jun 1, 2026 18:02

SMM News Flash:

[HRC] Hari ini, harga ekspor HRC naik tipis 2-3 USD/ton dibandingkan hari sebelumnya, dengan harga transaksi berkisar antara 500 hingga 508 USD/ton. Meskipun pasar baru-baru ini menunjukkan beberapa tanda pemulihan, situasi transaksi pasar aktual belum membaik secara proporsional. Minggu lalu, harga transaksi aktual pabrik besar di utara tetap di 520 USD/ton atau lebih tinggi,

[Vietnam] Hoa Phat Steel mengumumkan daftar harga loco pabrik terbaru untuk penjualan domestik HRC dengan pengiriman Juli 2026. Grade SAE1006/SS400 dikutip pada 15.360 VND/kg untuk wilayah utara dan tengah serta 15.390 VND/kg untuk wilayah selatan (semua belum termasuk PPN), setara dengan sekitar 604 – 606 USD/ton, turun 13 USD/ton MoM.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Steel] Australia Membuka Investigasi Anti-Dumping terhadap Impor Baja Galvanis dari Korea Selatan dan Vietnam
1 jam yang lalu
[SMM Steel] Australia Membuka Investigasi Anti-Dumping terhadap Impor Baja Galvanis dari Korea Selatan dan Vietnam
Read More
[SMM Steel] Australia Membuka Investigasi Anti-Dumping terhadap Impor Baja Galvanis dari Korea Selatan dan Vietnam
[SMM Steel] Australia Membuka Investigasi Anti-Dumping terhadap Impor Baja Galvanis dari Korea Selatan dan Vietnam
[SMM Steel] Komisi Anti-Dumping Australia telah meluncurkan penyelidikan anti-dumping terhadap impor baja berlapis seng (galvanis) dari Korea Selatan dan Vietnam menyusul pengaduan yang diajukan oleh produsen domestik BlueScope Steel. Penyelidikan ini mencakup impor selama periode Januari-Desember 2025, dengan tuduhan bahwa produk tersebut dijual di bawah nilai normal dan menyebabkan kerugian material bagi industri baja domestik Australia. Kasus ini menambah daftar langkah-langkah perlindungan perdagangan yang semakin banyak memengaruhi arus perdagangan baja global.
1 jam yang lalu
[SMM Steel] AS Geser Belanda sebagai Pemasok Skrap Terbesar Turki pada Januari-April 2026
1 jam yang lalu
[SMM Steel] AS Geser Belanda sebagai Pemasok Skrap Terbesar Turki pada Januari-April 2026
Read More
[SMM Steel] AS Geser Belanda sebagai Pemasok Skrap Terbesar Turki pada Januari-April 2026
[SMM Steel] AS Geser Belanda sebagai Pemasok Skrap Terbesar Turki pada Januari-April 2026
[SMM Steel] Impor skrap Turki meningkat 0,4% YoY menjadi 6,59 juta ton pada Januari-April 2026, sementara nilai impor naik 1,5% YoY menjadi $2,51 miliar. AS menjadi pemasok skrap terbesar Turki, dengan pengiriman naik 34% YoY menjadi 1,41 juta ton, menggeser Belanda yang ekspornya turun 26,6% YoY menjadi 861.246 ton. Pertumbuhan kuat juga tercatat dari Rumania, sementara penurunan impor dari Belgia dan Jerman membatasi pertumbuhan impor secara keseluruhan.
1 jam yang lalu
[SMM Steel] Jepang Meluncurkan Penyelidikan Anti-Dumping terhadap Impor Baja Lembaran dari Tiongkok, Korea Selatan, dan Taiwan
1 jam yang lalu
[SMM Steel] Jepang Meluncurkan Penyelidikan Anti-Dumping terhadap Impor Baja Lembaran dari Tiongkok, Korea Selatan, dan Taiwan
Read More
[SMM Steel] Jepang Meluncurkan Penyelidikan Anti-Dumping terhadap Impor Baja Lembaran dari Tiongkok, Korea Selatan, dan Taiwan
[SMM Steel] Jepang Meluncurkan Penyelidikan Anti-Dumping terhadap Impor Baja Lembaran dari Tiongkok, Korea Selatan, dan Taiwan
[SMM Steel] Jepang telah memulai penyelidikan anti-dumping terhadap impor produk baja lembaran datar, termasuk hot-rolled dan cold-rolled coil, strip, dan sheet, dari Tiongkok, Korea Selatan, dan Taiwan. Penyelidikan yang diminta oleh produsen baja besar seperti Nippon Steel dan JFE Steel ini diperkirakan berlangsung selama satu tahun. Produsen Jepang menuduh bahwa produk impor dijual dengan harga hingga 50% di bawah nilai pasar wajar, sehingga merugikan industri dalam negeri. Langkah ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran atas kelebihan kapasitas baja global dan meningkatnya langkah perlindungan perdagangan di berbagai kawasan produsen baja utama.
1 jam yang lalu