Hyosung Heavy Industries memenangkan kontrak proyek ESS senilai 11 miliar won di Jepang

Telah Terbit: Jun 1, 2026 15:12
Hyosung Heavy Industries mengumumkan pada 27 Mei bahwa perusahaan tersebut baru-baru ini menandatangani kontrak rekayasa, pengadaan, dan konstruksi (EPC) senilai sekitar 11 miliar won dengan pengembang energi Jepang untuk proyek sistem penyimpanan energi (ESS) yang terhubung ke jaringan tegangan tinggi.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[Penyimpanan Energi: BYD Membangun Kehadiran di Brasil, Memperluas ke Pasar Penyimpanan Energi Amerika Latin]
13 jam yang lalu
[Penyimpanan Energi: BYD Membangun Kehadiran di Brasil, Memperluas ke Pasar Penyimpanan Energi Amerika Latin]
Baca Selengkapnya
[Penyimpanan Energi: BYD Membangun Kehadiran di Brasil, Memperluas ke Pasar Penyimpanan Energi Amerika Latin]
[Penyimpanan Energi: BYD Membangun Kehadiran di Brasil, Memperluas ke Pasar Penyimpanan Energi Amerika Latin]
Baru-baru ini, kantor berita Spanyol EFE melaporkan bahwa BYD telah mengumumkan investasi sebesar 500 juta reais Brasil (sekitar 100 juta dolar AS) untuk mendirikan basis produksi baterai penyimpanan energi di Brasil. Ini merupakan investasi khusus terbesar untuk baterai penyimpanan energi di Brasil hingga saat ini dan menandakan percepatan strategi transisi energi BYD di Amerika Latin. Dalam pernyataannya, BYD menyebutkan bahwa investasi tersebut akan dilaksanakan secara bertahap dan meningkat, dengan terus memajukan pembangunan kapasitas produksi baterai penyimpanan energi. Menanggapi karakteristik spesifik pasar Brasil, BYD mencatat bahwa wilayah tersebut menghadapi ketidakseimbangan yang signifikan dalam produksi listrik, ditambah dengan kebutuhan energi esensial dari industri-industri utama dengan konsumsi tinggi seperti pertambangan, pertanian, dan peternakan. Faktor-faktor ini menciptakan skenario penerapan yang luas untuk peralatan penyimpanan energi, yang secara efektif dapat mengatasi kesenjangan pasokan dan permintaan listrik setempat.
13 jam yang lalu
[Analisis SMM] Ekspor LFP Mencapai Puncak Bulanan Baru pada Bulan Mei
16 jam yang lalu
[Analisis SMM] Ekspor LFP Mencapai Puncak Bulanan Baru pada Bulan Mei
Baca Selengkapnya
[Analisis SMM] Ekspor LFP Mencapai Puncak Bulanan Baru pada Bulan Mei
[Analisis SMM] Ekspor LFP Mencapai Puncak Bulanan Baru pada Bulan Mei
Ekspor litium besi fosfat (LFP) Tiongkok pada Mei 2026 mencapai 7.625,4 ton, naik 29,3% dibandingkan April secara bulanan dan melonjak 710,0% secara tahunan dari Mei 2025, mencetak rekor tertinggi bulanan baru tahun ini.
16 jam yang lalu
Mekanisme Penyelesaian untuk LFP: Langsung Menuju Model Faktor Ganda 'Litium + Fosfat Besi' yang Mutakhir
16 jam yang lalu
Mekanisme Penyelesaian untuk LFP: Langsung Menuju Model Faktor Ganda 'Litium + Fosfat Besi' yang Mutakhir
Baca Selengkapnya
Mekanisme Penyelesaian untuk LFP: Langsung Menuju Model Faktor Ganda 'Litium + Fosfat Besi' yang Mutakhir
Mekanisme Penyelesaian untuk LFP: Langsung Menuju Model Faktor Ganda 'Litium + Fosfat Besi' yang Mutakhir
Mekanisme penyelesaian LFP terus berkembang, tetapi keterkaitan ganda “litium + asam fosfat” hanya mencakup sebagian biaya dan memiliki kelemahan struktural seperti ketidakcocokan proses serta acuan harga yang tertinggal. SMM meyakini industri perlu langsung beralih ke solusi akhir “litium karbonat + besi fosfat”. Harga besi fosfat SMM adalah patokan penyelesaian yang diakui oleh pelaku hulu dan hilir.
16 jam yang lalu