[Indonesia Perkuat Pengendalian Ekspor Sumber Daya Alam]

Telah Terbit: Jun 1, 2026 13:35
Pemerintah Indonesia semakin memperketat pengendalian ekspor sumber daya alam. Mulai 1 Juni, ekspor tiga kategori komoditas sumber daya strategis—minyak sawit, batu bara, dan ferroalloy—akan dikelola secara terpadu melalui badan usaha milik negara yang ditunjuk pemerintah. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Airlangga menyatakan dalam konferensi pers pada 31 Mei bahwa pemerintah menetapkan PT Indonesia Danantara Resources sebagai eksportir tunggal komoditas sumber daya alam strategis, dengan tujuan memperkuat pengawasan dan tata kelola ekspor nasional melalui mekanisme "single window".

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[JSW Steel berencana berinvestasi lebih dari 500 juta dolar AS untuk memperluas pabrik-pabriknya di Ohio dan Texas, AS]
10 menit yang lalu
[JSW Steel berencana berinvestasi lebih dari 500 juta dolar AS untuk memperluas pabrik-pabriknya di Ohio dan Texas, AS]
Baca Selengkapnya
[JSW Steel berencana berinvestasi lebih dari 500 juta dolar AS untuk memperluas pabrik-pabriknya di Ohio dan Texas, AS]
[JSW Steel berencana berinvestasi lebih dari 500 juta dolar AS untuk memperluas pabrik-pabriknya di Ohio dan Texas, AS]
Produsen baja India, JSW Steel, berencana menyuntikkan lebih dari US$500 juta ke operasinya di AS untuk memodernisasi fasilitasnya di Mingo Junction, Ohio, dan Baytown, Texas, dengan mengaitkan iklim investasi ini pada kebijakan pemerintahan Trump. Di Ohio, proyek senilai US$165 juta telah menghadirkan unit degassing vakum dan mesin pengecoran kontinu slab canggih, yang memungkinkan produksi domestik slab baja 12 inci dan dengan demikian menghilangkan ketergantungan pada impor dari negara-negara seperti Brasil. Sementara itu, pabrik pelat dan pipa baja Baytown sedang menjalani program modernisasi senilai US$110 juta, dengan produksi diperkirakan akan dimulai pada 1 Oktober 2026.
10 menit yang lalu
[EU implements new import quotas, cutting Taiwan's galvanized steel allocation by 70%]
11 menit yang lalu
[EU implements new import quotas, cutting Taiwan's galvanized steel allocation by 70%]
Baca Selengkapnya
[EU implements new import quotas, cutting Taiwan's galvanized steel allocation by 70%]
[EU implements new import quotas, cutting Taiwan's galvanized steel allocation by 70%]
The EU implemented a new steel import quota system on July 1, slashing Taiwan's galvanized product allocation by roughly 70% from around 400,000 tonnes to just over 130,000 tonnes. This severely impacts major domestic producers like Yieh Phui, Sheng Yu, and Prosperity Tieh. Lacking FTAs or reciprocal mechanisms, Taiwanese mills face fierce external price competition and rising domestic import threats, as displaced steel from Asian peers facing similar cuts may flood Taiwan. To mitigate losses, manufacturers plan to redirect shipments to non-EU markets such as the UK, Canada, and the US. Meanwhile, mills are pursuing product upgrades and urging the government to implement CNS product certifications to curb import risks.
11 menit yang lalu
[Baja SMM]
11 menit yang lalu
[Baja SMM]
Baca Selengkapnya
[Baja SMM]
[Baja SMM]
Umpan balik pasar [SMM Steel] menunjukkan bahwa saat ini, untuk pengiriman September SAE1006 dengan spesifikasi 3.0*1250*C HRC harga FOB, harga jualnya adalah $487/mt, dan pelabuhan muatnya adalah Pelabuhan Jingtang.
11 menit yang lalu
Pemerintah Indonesia semakin memperketat pengendalian ekspor sumber da - Shanghai Metals Market (SMM)