[SMM Aluminum Flash News] Industri Aluminium Jerman Tetap Tertekan, Lebih dari Separuh Perusahaan Pesimistis terhadap 2026

Telah Terbit: May 29, 2026 11:12
Aluminum Deutschland menyatakan industri aluminium Jerman tetap berada di bawah tekanan pada Q1 2026, dengan produksi aluminium daur ulang turun 3% YoY menjadi 684.564 ton dan output aluminium setengah jadi turun 1% YoY menjadi 568.688 ton. Produksi remelter turun 4%, sementara produk ekstrusi turun 4% di tengah lemahnya permintaan dari sektor konstruksi dan otomotif. Pada saat yang sama, 85% perusahaan melaporkan kekurangan skrap aluminium, sementara 66% menggambarkan kondisi pesanan sebagai buruk. Sekitar 57% perusahaan tidak memperkirakan kondisi bisnis akan membaik hingga akhir 2026. Industri ini juga memperingatkan risiko terkait biaya energi yang tinggi, pasokan skrap yang ketat, dan relokasi produksi, dengan beberapa perusahaan sudah melakukan pemutusan hubungan kerja, pemangkasan kapasitas, dan pemindahan operasi ke luar negeri.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Stok Ingot Aluminium Sekunder China Turun 1.169 mt di Kawasan Konsumsi Utama
54 menit yang lalu
Stok Ingot Aluminium Sekunder China Turun 1.169 mt di Kawasan Konsumsi Utama
Baca Selengkapnya
Stok Ingot Aluminium Sekunder China Turun 1.169 mt di Kawasan Konsumsi Utama
Stok Ingot Aluminium Sekunder China Turun 1.169 mt di Kawasan Konsumsi Utama
[SMM Aluminum Express] Inventaris ingot aluminium sekunder China di wilayah konsumsi utama tercatat 20.400 mt hari ini, turun 1.169 mt dari Jumat lalu.
54 menit yang lalu
Percepatan Pengurangan Stok Memberikan Dukungan, Kekhawatiran Ekspor Membatasi Ruang Pemulihan [SMM Aluminum Morning Briefing]
1 jam yang lalu
Percepatan Pengurangan Stok Memberikan Dukungan, Kekhawatiran Ekspor Membatasi Ruang Pemulihan [SMM Aluminum Morning Briefing]
Baca Selengkapnya
Percepatan Pengurangan Stok Memberikan Dukungan, Kekhawatiran Ekspor Membatasi Ruang Pemulihan [SMM Aluminum Morning Briefing]
Percepatan Pengurangan Stok Memberikan Dukungan, Kekhawatiran Ekspor Membatasi Ruang Pemulihan [SMM Aluminum Morning Briefing]
[Percepatan Pengurangan Stok Berikan Dukungan, Kekhawatiran Ekspor Batasi Ruang Pantulan] Pivot hawkish The Fed AS mengerek indeks dolar AS, menekan harga logam nonferro. Situasi geopolitik Timur Tengah sedikit bergejolak namun belum menunjukkan tanda-tanda memburuk. Di tengah hambatan makro, harga aluminium di dalam dan luar negeri Tiongkok melemah. Dalam jangka pendek, faktor bearish mendominasi, dan harga aluminium diperkirakan tetap lesu.
1 jam yang lalu
Impor dan Ekspor Aluminium Primer Domestik Menunjukkan Tren Campuran pada Mei 2026
12 jam yang lalu
Impor dan Ekspor Aluminium Primer Domestik Menunjukkan Tren Campuran pada Mei 2026
Baca Selengkapnya
Impor dan Ekspor Aluminium Primer Domestik Menunjukkan Tren Campuran pada Mei 2026
Impor dan Ekspor Aluminium Primer Domestik Menunjukkan Tren Campuran pada Mei 2026
Impor Aluminium Primer: Data bea cukai menunjukkan impor aluminium primer domestik mencapai sekitar 208.000 metrik ton pada Mei 2026, turun 21,6% secara bulanan dan 6,7% secara tahunan. Total impor aluminium primer domestik kumulatif dari Januari hingga Mei 2026 mencapai sekitar 1,119 juta metrik ton, naik 5,8% secara tahunan. Ekspor Aluminium Primer: Menurut statistik bea cukai, ekspor aluminium primer domestik berjumlah sekitar 22.000 metrik ton pada Mei 2026, naik 42,4% secara bulanan namun turun 31,7% secara tahunan. Total kumulatif ekspor aluminium primer antara Januari dan Mei 2026 mencapai sekitar 76.000 metrik ton, dengan pertumbuhan tahunan sekitar 13,1%.
12 jam yang lalu