Hindalco Tingkatkan Ekspor Aluminium ke Asia Timur Laut di Tengah Krisis Asia Barat

Telah Terbit: May 26, 2026 11:57
[SMM Aluminum Express News] Hindalco Industries menyatakan ekspor aluminium ke Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan mengalami sedikit peningkatan karena perusahaan mengisi celah pasokan yang ditimbulkan oleh krisis Asia Barat. Sekitar 70% aluminium Hindalco dikonsumsi di dalam negeri, sementara 25–30% diekspor, dengan sebagian besar pengiriman luar negeri ditujukan ke Asia Timur Laut. Perusahaan juga tengah meningkatkan kapasitas pabrik penggulungan FRP Aditya yang baru di Sambalpur, dengan target mengatasi kekurangan pasokan kaleng aluminium India pada akhir 2026.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Perdagangan Aluminium China Semester I 2026: Impor Bahan Baku yang Divergen, Ekspor Produk yang Melonjak, dan Pergeseran Struktur Perdagangan
9 jam yang lalu
Perdagangan Aluminium China Semester I 2026: Impor Bahan Baku yang Divergen, Ekspor Produk yang Melonjak, dan Pergeseran Struktur Perdagangan
Baca Selengkapnya
Perdagangan Aluminium China Semester I 2026: Impor Bahan Baku yang Divergen, Ekspor Produk yang Melonjak, dan Pergeseran Struktur Perdagangan
Perdagangan Aluminium China Semester I 2026: Impor Bahan Baku yang Divergen, Ekspor Produk yang Melonjak, dan Pergeseran Struktur Perdagangan
Pada H1, industri menunjukkan ciri khas: impor bahan baku hulu mengalami campuran tren lonjakan dan penurunan, sementara ekspor produk olahan aluminium di segmen menengah dan hilir mencatat pertumbuhan eksplosif. Perbedaan permintaan domestik dan luar negeri, pergeseran pesanan manufaktur global, serta perubahan lanskap pasokan bahan baku di luar negeri secara bersama-sama membentuk ulang pola perdagangan rantai industri aluminium China.
9 jam yang lalu
Waran Paduan Aluminium Cor SHFE turun 243 mt menjadi 18.455 mt pada 21 Juli
9 jam yang lalu
Waran Paduan Aluminium Cor SHFE turun 243 mt menjadi 18.455 mt pada 21 Juli
Baca Selengkapnya
Waran Paduan Aluminium Cor SHFE turun 243 mt menjadi 18.455 mt pada 21 Juli
Waran Paduan Aluminium Cor SHFE turun 243 mt menjadi 18.455 mt pada 21 Juli
[SMM Berita Kilat] Data SHFE menunjukkan bahwa pada 21 Juli, total waran terdaftar paduan aluminium cor mencapai 18.455 ton, turun 243 ton dari hari perdagangan sebelumnya. Di antaranya, Shanghai mencatat 1.595 ton (turun 0 ton), Guangdong 2.088 ton (turun 30 ton), Jiangsu 4.227 ton (turun 213 ton), Zhejiang 6.517 ton (turun 0 ton), Chongqing 3.243 ton (turun 0 ton), dan Sichuan 785 ton (turun 0 ton).
9 jam yang lalu
Ekspor Kawat Aluminium China Cetak Rekor Baru pada Juni 2026, Melonjak 379,7% YoY【Analisis SMM】
9 jam yang lalu
Ekspor Kawat Aluminium China Cetak Rekor Baru pada Juni 2026, Melonjak 379,7% YoY【Analisis SMM】
Baca Selengkapnya
Ekspor Kawat Aluminium China Cetak Rekor Baru pada Juni 2026, Melonjak 379,7% YoY【Analisis SMM】
Ekspor Kawat Aluminium China Cetak Rekor Baru pada Juni 2026, Melonjak 379,7% YoY【Analisis SMM】
9 jam yang lalu
[SMM Aluminum Express News] Hindalco Industries menyatakan ekspor alum - Shanghai Metals Market (SMM)