Perubahan Kepemilikan Saham Besar di ERG Menarik Perhatian Pasar terhadap Aset Tembaga dan Kobalt

Telah Terbit: May 25, 2026 10:42
Eurasian Resources Group (ERG) mengumumkan bahwa Nature Energy Solutions telah mengakuisisi 39,3% saham perusahaan melalui pembelian dari salah satu pendiri Patokh Chodiev dan ahli waris Alexander Machkevitch. ERG merupakan produsen utama tembaga, kobalt, feroaloi, bijih besi, dan aluminium, dengan aset pertambangan signifikan di Kazakhstan dan Republik Demokratik Kongo (RDK). Perhatian pasar tetap tertuju pada restrukturisasi pemegang saham perusahaan serta eksposur strategisnya terhadap rantai pasok tembaga dan kobalt global.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Harga Tembaga Naik tetapi Permintaan Tetap Lemah, Premi Spot Terus Melemah [SMM Tembaga Spot Tiongkok Utara]
29 menit yang lalu
Harga Tembaga Naik tetapi Permintaan Tetap Lemah, Premi Spot Terus Melemah [SMM Tembaga Spot Tiongkok Utara]
Read More
Harga Tembaga Naik tetapi Permintaan Tetap Lemah, Premi Spot Terus Melemah [SMM Tembaga Spot Tiongkok Utara]
Harga Tembaga Naik tetapi Permintaan Tetap Lemah, Premi Spot Terus Melemah [SMM Tembaga Spot Tiongkok Utara]
Hari ini, harga spot katoda tembaga #1 di Tiongkok Utara terhadap kontrak bulan depan dilaporkan pada rata-rata diskon 360 yuan/mt hingga diskon 280 yuan/mt, dengan harga rata-rata turun 10 yuan/mt dari hari perdagangan sebelumnya. Harga transaksi rata-rata adalah 105.230 yuan/mt, naik 1.035 yuan/mt dari hari perdagangan sebelumnya.
29 menit yang lalu
ICSG: Produksi Tambang Tembaga Global Stagnan pada Q1, Tembaga LME dan Tembaga SHFE Sama-sama Ditutup Menguat Semalam [Risalah Rapat Pagi Tembaga SMM]
2 jam yang lalu
ICSG: Produksi Tambang Tembaga Global Stagnan pada Q1, Tembaga LME dan Tembaga SHFE Sama-sama Ditutup Menguat Semalam [Risalah Rapat Pagi Tembaga SMM]
Read More
ICSG: Produksi Tambang Tembaga Global Stagnan pada Q1, Tembaga LME dan Tembaga SHFE Sama-sama Ditutup Menguat Semalam [Risalah Rapat Pagi Tembaga SMM]
ICSG: Produksi Tambang Tembaga Global Stagnan pada Q1, Tembaga LME dan Tembaga SHFE Sama-sama Ditutup Menguat Semalam [Risalah Rapat Pagi Tembaga SMM]
Risalah Rapat Pagi SMM: Jumat malam lalu, tembaga LME dibuka pada $13.624,5/mt. Pada sesi awal, harga mengalami fluktuasi tajam dan turun ke $13.575,5/mt. Selanjutnya, pusat harga tembaga bergeser naik, mencapai titik tertinggi $13.678/mt, sebelum berfluktuasi turun dan akhirnya ditutup pada $13.635/mt, naik 0,18%. Volume perdagangan mencapai 16.200 lot, dan open interest tercatat 269.000 lot, turun 3.435 lot dari hari perdagangan sebelumnya, mengindikasikan pihak bearish mengurangi posisi. Jumat malam lalu, kontrak tembaga SHFE 2607 yang paling aktif diperdagangkan dibuka pada 104.870 yuan/mt. Pada sesi awal, pusat harga tembaga berfluktuasi turun, menyentuh titik terendah 104.420 yuan/mt. Selanjutnya, harga berfluktuasi naik, mencapai 105.280 yuan/mt, sebelum bergerak sideways dan akhirnya ditutup pada 105.090 yuan/mt, naik 0,58%. Volume perdagangan mencapai 33.600 lot, dan open interest tercatat 172.000 lot, naik 627 lot dari hari perdagangan sebelumnya, mengindikasikan pihak bullish menambah posisi.
2 jam yang lalu
Produksi Tambang Tembaga Global Stagnan pada Q1 2026, Tambang Grasberg Indonesia Alami Penurunan Tajam
24 May 2026 00:15
Produksi Tambang Tembaga Global Stagnan pada Q1 2026, Tambang Grasberg Indonesia Alami Penurunan Tajam
Read More
Produksi Tambang Tembaga Global Stagnan pada Q1 2026, Tambang Grasberg Indonesia Alami Penurunan Tajam
Produksi Tambang Tembaga Global Stagnan pada Q1 2026, Tambang Grasberg Indonesia Alami Penurunan Tajam
Data awal menunjukkan bahwa produksi tambang tembaga global pada Q1 2026 pada dasarnya stagnan, dengan produksi konsentrat tembaga menurun 1,1%, diimbangi oleh peningkatan 3,3% dalam produksi solvent extraction-electrodeposition (SX-EW). Meskipun produksi tambang global diuntungkan oleh output tambahan dari peningkatan kapasitas proyek di beberapa negara, penurunan signifikan dalam produksi konsentrat tembaga di Chili, DRC, dan Indonesia mengimbangi pertumbuhan global. Di Indonesia, produksi konsentrat tembaga di tambang Grasberg turun 42%, karena peristiwa aliran lumpur parah yang terjadi pada September tahun lalu terus berdampak pada produksi di tambang tersebut.
24 May 2026 00:15