Produksi Tambang Tembaga Global Stagnan pada Q1 2026, Tambang Grasberg Indonesia Alami Penurunan Tajam

Telah Terbit: May 24, 2026 00:15
Data awal menunjukkan bahwa produksi tambang tembaga global pada Q1 2026 pada dasarnya stagnan, dengan produksi konsentrat tembaga menurun 1,1%, diimbangi oleh peningkatan 3,3% dalam produksi solvent extraction-electrodeposition (SX-EW). Meskipun produksi tambang global diuntungkan oleh output tambahan dari peningkatan kapasitas proyek di beberapa negara, penurunan signifikan dalam produksi konsentrat tembaga di Chili, DRC, dan Indonesia mengimbangi pertumbuhan global. Di Indonesia, produksi konsentrat tembaga di tambang Grasberg turun 42%, karena peristiwa aliran lumpur parah yang terjadi pada September tahun lalu terus berdampak pada produksi di tambang tersebut.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Administrasi Umum Kepabeanan Tiongkok: Impor Katoda Tembaga Tiongkok Naik 7,99% YoY di Bulan Mei, Rincian Data Impor dan Ekspor
23 jam yang lalu
Administrasi Umum Kepabeanan Tiongkok: Impor Katoda Tembaga Tiongkok Naik 7,99% YoY di Bulan Mei, Rincian Data Impor dan Ekspor
Baca Selengkapnya
Administrasi Umum Kepabeanan Tiongkok: Impor Katoda Tembaga Tiongkok Naik 7,99% YoY di Bulan Mei, Rincian Data Impor dan Ekspor
Administrasi Umum Kepabeanan Tiongkok: Impor Katoda Tembaga Tiongkok Naik 7,99% YoY di Bulan Mei, Rincian Data Impor dan Ekspor
23 jam yang lalu
GACC: Impor Bijih dan Konsentrat Tembaga China pada Mei Turun 1,74% YoY, Rincian Data Impor dan Ekspor
23 jam yang lalu
GACC: Impor Bijih dan Konsentrat Tembaga China pada Mei Turun 1,74% YoY, Rincian Data Impor dan Ekspor
Baca Selengkapnya
GACC: Impor Bijih dan Konsentrat Tembaga China pada Mei Turun 1,74% YoY, Rincian Data Impor dan Ekspor
GACC: Impor Bijih dan Konsentrat Tembaga China pada Mei Turun 1,74% YoY, Rincian Data Impor dan Ekspor
23 jam yang lalu
Tambang tembaga Cobre Panama dianggap patuh secara umum dan diharapkan melanjutkan produksi.
20 Jun 2026 11:19
Tambang tembaga Cobre Panama dianggap patuh secara umum dan diharapkan melanjutkan produksi.
Baca Selengkapnya
Tambang tembaga Cobre Panama dianggap patuh secara umum dan diharapkan melanjutkan produksi.
Tambang tembaga Cobre Panama dianggap patuh secara umum dan diharapkan melanjutkan produksi.
Breaking News | Audit SGS Tunjukkan Tingkat Kepatuhan Tambang Cobre Panama Mendekati 88%, Hambatan untuk Kembali Berproduksi Semakin Terkikis Pada 19 Juni, Kementerian Lingkungan Hidup Panama merilis laporan audit akhir oleh SGS Swiss atas tambang tembaga Cobre Panama milik First Quantum. Audit tersebut mencakup 370 komitmen dari tahun 2019 hingga 2023, dengan tingkat kepatuhan keseluruhan sekitar 88%. Standar teknis dan operasional meraih skor tertinggi (90,20%), disusul kepatuhan lingkungan. SGS menunjukkan bahwa permasalahan terkonsentrasi di area seperti pengelolaan keanekaragaman hayati, dan bukan merupakan kelemahan struktural. Menurut SMM, pemeliharaan peralatan utama di tambang berjalan normal. Apabila izin untuk melanjutkan produksi diberikan, produksi diperkirakan akan pulih dengan laju yang relatif cepat. Tambang ini telah dihentikan sejak November 2023, dengan kapasitas tahunan sekitar 350.000 metrik ton tembaga. Pemerintah Panama telah membentuk kelompok kerja lintas kementerian untuk mengevaluasi keputusan selanjutnya.
20 Jun 2026 11:19