22 Mei 2026:
Data kepabeanan menunjukkan bahwa ekspor kawat aluminium China pada April 2026 mencapai 27.580 mt, naik 4,7 poin persentase MoM dan naik 28,95 poin persentase YoY. Dari Januari hingga April, ekspor kawat aluminium China mencapai 107.200 mt, naik 29,35 poin persentase YoY. (Kode HS: 76141000, 76149000)

Berdasarkan sub-kategori, kode HS 76141000 terutama mencakup kawat aluminium pilin berinti baja, dengan ekspor April mencapai 12.000 mt, turun 34,4 poin persentase MoM; kode HS 76149000 terutama mencakup kawat aluminium pilin, dengan ekspor April mencapai 15.500 mt, melonjak 94,5 poin persentase MoM. Dari segi pangsa, kawat aluminium pilin biasanya menyumbang 30%-40% dari total ekspor, namun seiring melebarnya selisih harga antara pasar domestik dan luar negeri, pesanan ekspor kawat aluminium pilin murni meningkat signifikan, dengan pangsa ekspornya naik menjadi 56,4% pada April. Karena selisih harga antara pasar domestik dan luar negeri diperkirakan akan bertahan, pesanan ekspor kawat aluminium pilin murni diperkirakan tumbuh positif, dengan ekspor kawat aluminium pilin pada Mei diperkirakan melebihi 20.000 mt, berpotensi menyumbang lebih dari 60% ekspor kawat aluminium.

Berdasarkan data kepabeanan April, kawat aluminium pilin (tanpa inti baja) diekspor ke total 68 negara, dengan 15 negara teratas menyumbang 13.660 mt secara total, atau 87,8%, menunjukkan profil tujuan ekspor yang relatif terkonsentrasi. Di antara 15 negara teratas, Asia Tenggara merupakan wilayah ekspor utama, dengan 4 negara menyumbang 4.525 mt (33,1%); Afrika menempati posisi kedua, dengan 5 negara menyumbang 4.189 mt (30,6%); Asia Timur terutama terdiri dari ekspor ke negara maju Korea Selatan dan Jepang, dengan total 3.367 mt (24,6%); Amerika Selatan melibatkan 3 negara, dengan ekspor mencapai 1.276 mt (9,3%).

Secara keseluruhan, ekspor kawat aluminium China pada Mei diperkirakan mempertahankan momentum pertumbuhan, terutama didorong oleh pesanan kawat aluminium pilin domestik. Berdasarkan jadwal produksi perusahaan, pesanan ekspor kawat aluminium pilin dari Mei hingga Juli diperkirakan terus meningkat, dengan ekspor bulanan kawat aluminium pilin murni (tanpa inti baja) diperkirakan melebihi 20.000 mt; sementara itu, ekspor kawat aluminium pilin berinti baja diperkirakan tetap stabil karena permintaan pembangunan jaringan listrik di Afrika, Asia Tenggara, dan Amerika Selatan. Singkatnya, total ekspor kawat aluminium Tiongkok pada Mei diperkirakan akan mencetak rekor bulanan tertinggi dalam lima tahun terakhir.



