Pasar hidrogen Tiongkok menunjukkan divergensi yang jelas: elektroliser alkalin berkembang pesat dengan pengiriman yang sering, elektroliser PEM masih sepi, dan teknologi AEM diam-diam terus maju. Tren "es dan api" ini mengungkapkan persaingan atas kematangan teknis dan seleksi pasar. Sementara itu, terobosan dalam penyimpanan, transportasi, dan pengisian bahan bakar tengah membentuk ulang industri ini, menandai tahap yang lebih rasional dan praktis bagi sektor hidrogen Tiongkok.
I. Elektroliser Alkalin: Berkembang Pesat Berkat Biaya dan Skala
Elektroliser alkalin mendominasi pasar dengan lonjakan pengiriman dan penerapan skala besar. CRRC Zhuzhou Institute mengirimkan 12 set elektroliser alkalin 1.200 Nm³/jam untuk proyek "Liquid Sunshine" milik CHN Energy; CFHI mengirimkan sistem 3.000 Nm³/jam; dan unit 2.000 Nm³/jam milik PetroChina berhasil beroperasi dengan kemurnian hidrogen mencapai 99,9995%. Sunshine Hydrogen memenangkan kontrak 30.000 Nm³/jam untuk proyek metanol hijau, sementara EVE Hydrogen dan Haozhen Hydrogen juga menyelesaikan pengiriman. Didorong oleh teknologi matang, biaya rendah, dan rantai pasok yang lengkap, elektroliser alkalin telah menjadi pilihan utama untuk proyek hidrogen hijau berskala besar dan sensitif terhadap biaya.

II. Elektroliser PEM: Cadangan Strategis yang Masih Sunyi
Elektroliser PEM hampir tidak muncul dalam berita terkini, terutama karena biaya tinggi dari katalis logam mulia dan membran penukar proton. Keunggulannya—respons cepat terhadap fluktuasi energi angin dan surya—belum menjadi kebutuhan utama bagi sebagian besar proyek besar yang lebih memilih sistem alkalin berbasis jaringan listrik. Namun pengembangan PEM tidak berhenti. Perusahaan domestik terus mendorong lokalisasi material inti, menunggu penurunan biaya dan kematangan skenario untuk melepaskan keunggulannya.
III. Elektroliser AEM: Meletakkan Fondasi untuk Teknologi Generasi Berikutnya
AEM menggabungkan biaya rendah alkalin dan efisiensi tinggi PEM, dipandang sebagai jalur generasi berikutnya yang menjanjikan. Teknologi ini masih dalam fase pra-industri, dengan fokus pada peningkatan daya tahan membran dan manufaktur elektroda membran. Perusahaan terus membuat terobosan bertahap dalam material dan proses untuk persaingan jangka panjang.
IV. Penyimpanan & Transportasi: Terobosan Kunci untuk Peningkatan Skala
Penyimpanan hidrogen gas skala besar terus maju: proyek Da'an milik SPIC merencanakan enam tangki bola berkapasitas 1.850 m³, yang secara signifikan meningkatkan kapasitas penyimpanan. Hidrogen cair mencapai tonggak penting: pabrik pencairan hidrogen pertama di Tiongkok berkapasitas 5 ton/hari mulai beroperasi dengan peralatan 100% domestik dan konsumsi energi 40% lebih rendah, memangkas biaya transportasi jarak jauh. Guofu Hydrogen membangun platform pencampuran hidrogen-gas alam yang mendukung pencampuran 0%–30%. SAMR meluncurkan standar keselamatan untuk stasiun pengisian hidrogen, mengisi kekosongan regulasi pengisian hidrogen cair. Peningkatan penyimpanan, transportasi, dan standar memperluas radius ekonomis hidrogen hijau dan meletakkan fondasi untuk penerapan skala besar.
Kesimpulan
Divergensi jalur produksi hidrogen mencerminkan pilihan pasar berdasarkan kematangan teknis: alkalin memimpin untuk ekonomi jangka pendek, PEM menyimpan kekuatan untuk skenario fleksibel, dan AEM menargetkan inovasi generasi berikutnya. Ketiga jalur ini saling melengkapi, bukan saling menggantikan. Terobosan dalam penyimpanan dan transportasi menjadi pengubah permainan. Dengan penurunan biaya hidrogen cair, infrastruktur yang lebih baik, dan standar yang lengkap, industri ini akan memasuki era yang lebih beragam dan dinamis.



