[SMM Kilat Baja Tahan Karat] Pemotongan Produksi NPI Indonesia Dorong Nikel LME di Atas USD18.800

Telah Terbit: May 21, 2026 09:59
Pabrik-pabrik di Indonesia di Kawasan Industri Weda Bay yang memangkas produksi NPI kadar tinggi sebesar 10–15% dalam beberapa bulan mendatang mendorong harga nikel berjangka LME ditutup pada USD18.806/ton, dengan puncak harian USD19.165 dan rentang harga USD745. Harga spot naik USD243 menjadi USD18.609/ton. Kenaikan ini terjadi meskipun dolar AS menguat dan kekhawatiran kenaikan suku bunga The Fed membebani logam dasar lainnya. Persediaan LME naik tipis 534 ton menjadi 276.096 ton, sementara harga rata-rata Mei sebesar USD18.854 sudah melampaui harga April. Volatilitas jangka pendek diperkirakan terjadi karena lemahnya permintaan baja tahan karat Tiongkok dan membaiknya pasokan bijih dari Filipina membatasi kenaikan lebih lanjut.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn