[SMM Kilat Baja Tahan Karat] Pemotongan Produksi NPI Indonesia Dorong Nikel LME di Atas USD18.800
Pabrik-pabrik di Indonesia di Kawasan Industri Weda Bay yang memangkas produksi NPI kadar tinggi sebesar 10–15% dalam beberapa bulan mendatang mendorong harga nikel berjangka LME ditutup pada USD18.806/ton, dengan puncak harian USD19.165 dan rentang harga USD745. Harga spot naik USD243 menjadi USD18.609/ton. Kenaikan ini terjadi meskipun dolar AS menguat dan kekhawatiran kenaikan suku bunga The Fed membebani logam dasar lainnya. Persediaan LME naik tipis 534 ton menjadi 276.096 ton, sementara harga rata-rata Mei sebesar USD18.854 sudah melampaui harga April. Volatilitas jangka pendek diperkirakan terjadi karena lemahnya permintaan baja tahan karat Tiongkok dan membaiknya pasokan bijih dari Filipina membatasi kenaikan lebih lanjut.