Berita SMM 19 Mei:
Semalam, seng LME dibuka pada $3.531/mt. Pada awal perdagangan, seng LME sempat turun dan menyentuh titik terendah $3.495,5/mt. Kemudian berfluktuasi dan rebound dari titik terendah, menyentuh titik tertinggi $3.554/mt selama sesi. Selanjutnya, seng LME berfluktuasi turun mendekati rata-rata pergerakan harian dan akhirnya ditutup melemah pada $3.515,5/mt, turun $23/mt atau 0,65%. Volume perdagangan menurun menjadi 10.662 lot, dan open interest meningkat 1.071 lot menjadi 244.000 lot. Semalam, seng LME mencatat candlestick bearish, dengan rata-rata pergerakan 10 hari di bawah memberikan support. Dari sisi makro, situasi di Timur Tengah belum berakhir, namun indeks dolar AS mundur dari titik tertinggi, dan tren penurunan seng LME terhenti. Ditambah dengan persediaan ingot seng LME yang terus berjalan rendah, seng LME diperkirakan akan mempertahankan tren fluktuatif dalam jangka pendek.
Semalam, kontrak seng SHFE 2607 yang paling aktif diperdagangkan dibuka pada 24.800 yuan/mt. Pada awal perdagangan, seng SHFE menyentuh titik tertinggi 24.800 yuan/mt. Setelah pembukaan, seng SHFE dengan cepat turun mendekati rata-rata pergerakan harian, menyentuh titik terendah 24.605 yuan/mt. Seng SHFE kemudian bergerak sideways di sekitar rata-rata pergerakan harian dan akhirnya ditutup melemah pada 24.690 yuan/mt, turun 40 yuan/mt atau 0,16%. Volume perdagangan menurun menjadi 23.997 lot, dan open interest meningkat 1.527 lot menjadi 80.561 lot. Semalam, seng SHFE mencatat candlestick bearish, dengan rata-rata pergerakan 5 hari di atas membentuk resistance. Pada hari Senin, persediaan sosial ingot seng SMM terus mengalami akumulasi, dan konsumsi terus menekan tren harga seng. Namun, TC konsentrat seng terus menurun, yang secara keseluruhan masih memberikan sejumlah support bagi harga seng. Di tengah tarik-menarik antara posisi long dan short, seng SHFE mempertahankan tren fluktuatif.
Pernyataan sumber data: Kecuali informasi publik, semua data lainnya diolah oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Data tersebut hanya untuk referensi dan tidak merupakan saran pengambilan keputusan.



