17 Mei 2026
HSBC telah menaikkan proyeksi harga perak untuk 2026 dan 2027, meskipun bank tersebut tetap memperkirakan potensi kenaikan yang terbatas untuk logam mulia ini dalam jangka menengah.
HSBC kini memproyeksikan harga perak rata-rata $75 per troy ounce pada 2026 dan $68 per ounce pada 2027, dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya masing-masing $68,25 dan $57.
Reli Perak Didorong oleh Permintaan Safe-Haven dan Pasokan Ketat
Perak melonjak ke rekor tertinggi nominal $121 per ounce pada akhir Januari, didukung oleh melonjaknya harga emas, kondisi pasokan yang terbatas, dan kuatnya permintaan safe-haven terkait kekhawatiran tarif dan ketegangan geopolitik.
Logam ini kemudian terkoreksi tajam ke sekitar $64 per ounce pada awal Februari menyusul penguatan dolar AS yang dipicu konflik dan pelemahan harga emas, sebelum pulih dan diperdagangkan di atas $86 per ounce.
HSBC Melihat Defisit Pasokan yang Lebih Kecil ke Depan
Meskipun menaikkan proyeksi harga, HSBC mempertahankan sikap hati-hati, dengan berargumen bahwa menyusutnya defisit pasokan serta melemahnya permintaan industri dan perhiasan kemungkinan akan mencegah kenaikan berkelanjutan.
Bank ini memperkirakan defisit pasar perak global akan menyempit menjadi 73 juta ounce pada 2026 dari 143 juta ounce pada 2025, sebelum menyusut lebih lanjut menjadi 25 juta ounce pada 2027 seiring meningkatnya produksi tambang dan pasokan daur ulang.
"Defisit yang mereda, menurut pandangan kami, tidak akan cukup untuk mendorong perak naik tajam dalam periode yang berkepanjangan," kata James Steel, kepala analis logam mulia di HSBC. Bank ini memperkirakan harga akan melemah selama paruh kedua 2026 dan 2027.
Permintaan Industri dan Perhiasan Diperkirakan Melemah
Permintaan industri, yang menyumbang lebih dari separuh konsumsi perak global, turun menjadi 657 juta ounce pada 2025 dari rekor 679 juta ounce pada tahun sebelumnya.
HSBC mengatakan produsen semakin berupaya mengurangi atau mensubstitusi penggunaan perak sebagai respons terhadap harga yang tinggi, dan bank ini memperkirakan tren tersebut akan berlanjut.
Bank ini memproyeksikan permintaan perak industri akan turun lebih lanjut menjadi 642 juta ounce pada 2026 dan 618 juta ounce pada 2027. Permintaan perhiasan juga diproyeksikan turun menjadi 157 juta ounce tahun ini dari 189 juta ounce pada 2025.
Pertumbuhan Pasokan Dipandang Mendukung Penyeimbangan Pasar
Dari sisi pasokan, HSBC memperkirakan produksi tambang akan tetap secara umum tidak berubah di 848 juta ons pada 2026 sebelum naik menjadi 868 juta ons pada 2027.
Pasokan daur ulang diperkirakan meningkat menjadi 216 juta ons tahun ini dari 197 juta ons pada 2025.
Pelemahan Dolar dan Geopolitik Dapat Memberikan Dukungan
James Steel mengatakan ekspektasi pelemahan dolar AS dan ketidakpastian geopolitik yang berlanjut dapat terus memberikan dukungan bagi harga perak.
Namun, ia memperingatkan bahwa "rasio emas:perak kemungkinan akan melebar, memungkinkan perak melemah meskipun emas menguat."
HSBC menetapkan target harga perak akhir tahun sebesar $70 per ons untuk 2026 dan $65 per ons untuk 2027.
Sumber:



