Reuters melaporkan, mengutip data pasar, bahwa permintaan sistem PV atap di kalangan pengguna rumah tangga di Jerman, Inggris, Belanda, dan negara-negara lain meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tingkat sebelum konflik Timur Tengah meletus, sementara volume bisnis pedagang besar peralatan energi Eropa dan perusahaan energi terbarukan melonjak lebih drastis lagi.
Sejak meletusnya konflik AS-Israel-Iran pada akhir Februari, harga listrik Eropa meningkat signifikan, dengan biaya energi bagi perusahaan dan rumah tangga terus berada di bawah tekanan. Dalam konteks ini, gelombang pemasangan sistem surya atap melanda seluruh Eropa, seiring pembangkit listrik PV mempercepat transisinya dari sumber energi pelengkap menjadi opsi kritis untuk menjamin keamanan energi. Reuters melaporkan, mengutip data pasar, bahwa permintaan sistem PV atap di kalangan pengguna rumah tangga di Jerman, Inggris, Belanda, dan negara-negara lain meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tingkat sebelum konflik Timur Tengah meletus, sementara volume bisnis pedagang besar peralatan energi Eropa dan perusahaan energi terbarukan melonjak lebih drastis lagi.
![[Penyimpanan: Jepang memberikan kontrak 1,25 GW penyimpanan baterai dalam lelang LTDA terbaru]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/LlMgj20251217171739.jpg)
![[Solar: Pembangkit listrik tenaga surya terbesar Argentina El Quemado mulai beroperasi]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/HfeeS20251217171739.jpg)
![[Solar: Brasil menambahkan kapasitas surya 4,4GW pada Q1 2026]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/RGBgE20251217171739.jpg)
