[SMM Steel] India dan Tiongkok menyumbang 86% dari kapasitas baja berbasis batu bara yang direncanakan
[SMM Steel] Laporan Global Energy Monitor menunjukkan bahwa India sedang mengembangkan lebih dari 60% kapasitas pembuatan baja berbasis batu bara menggunakan blast furnace baru di dunia, sementara India dan Tiongkok secara bersama-sama menyumbang 86% dari proyek yang direncanakan secara global. Sekitar 319 juta mt/tahun kapasitas baja berbasis batu bara baru saat ini telah diumumkan atau sedang dalam tahap konstruksi, meskipun sektor baja sudah menyumbang 11% emisi CO₂ global. Laporan tersebut mencatat bahwa hanya 34% produksi baja global saat ini menggunakan electric arc furnace, sementara DRI berbasis hidrogen hijau hanya menyumbang 2% dari total kapasitas DRI. Di India, 93% kapasitas pembuatan besi yang direncanakan masih bergantung pada teknologi intensif batu bara, meskipun baru 5% yang memulai konstruksi sejauh ini.