Menurut SMM, tingkat utilisasi operasional komprehensif industri kawat enamel pada April sebesar 75,31%, turun 2,44 poin persentase MoM dan 1,48 poin persentase YoY. Secara spesifik, tingkat utilisasi perusahaan besar sebesar 80,19%, perusahaan menengah 62,86%, dan perusahaan kecil 71,53%.

Pada April, tingkat utilisasi industri turun baik secara MoM maupun YoY, dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk penurunan permintaan peralatan rumah tangga dari pengguna akhir, habisnya permintaan pengadaan lanjutan akibat pesanan terkonsentrasi sebelumnya, dan harga tembaga yang tertekan di level tinggi. Dari sisi permintaan, terdapat divergensi struktural yang jelas: permintaan sektor energi baru dan ketenagalistrikan tetap kuat, memberikan dukungan solid bagi industri, sementara permintaan sektor peralatan rumah tangga turun melebihi ekspektasi, secara signifikan menekan operasional industri. Selain itu, harga tembaga rendah pada Maret memicu pelepasan pesanan terkonsentrasi, menghabiskan permintaan penimbunan stok berikutnya lebih awal. Harga tembaga tinggi pada April semakin menekan pertumbuhan pesanan baru. Permintaan di sektor motor industri tradisional, kendaraan roda dua, dan sektor lainnya juga menunjukkan kinerja biasa-biasa saja, dengan sentimen industri yang melemah.
Dari sisi inventaris, perusahaan kawat enamel membangun stok produk jadi menjelang libur Hari Buruh, namun kemauan hilir untuk mengambil barang lemah dan laju pengiriman pasca-libur melambat, mendorong hari inventaris produk jadi industri naik ke 10,79 hari, dengan level inventaris keseluruhan sedikit meningkat.
SMM memperkirakan tingkat utilisasi industri kawat enamel pada Mei sebesar 72,04%, turun 3,27 poin persentase MoM dan 0,21 poin persentase YoY. Memasuki Mei, pesanan industri kawat enamel menunjukkan tren penurunan. Menurut SMM, meskipun permintaan sektor ketenagalistrikan dan energi baru tetap positif, kinerja sisi peralatan rumah tangga terus menurun, dengan perusahaan terkait melaporkan pesanan turun lebih dari 20% YoY dan harus memulai strategi pemangkasan produksi serta pengurangan inventaris. Selain itu, industri kawat enamel akan memasuki musim sepi tradisional pada akhir Mei. Dikombinasikan dengan gangguan produksi akibat libur Hari Burja, berbagai faktor secara kolektif menekan tingkat utilisasi industri untuk terus mengalami penurunan.
![Pembeli Hilir Mengambil Sikap Tunggu dan Lihat di Tengah Lonjakan Harga Tembaga, Aktivitas Perdagangan Kargo Spot Tetap Lemah [SMM Tembaga Spot Tiongkok Utara]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/oeWiG20251217171714.jpeg)
![Harga Tembaga Mencapai Rekor Tertinggi Baru saat Pembeli Hilir Enggan Mengisi Ulang Stok, Perdagangan Secara Keseluruhan Tetap Lesu [SMM Tembaga Spot Tiongkok Selatan]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/ULCXN20251217171714.jpeg)
![SMM: Analisis Pasar Tembaga Sekunder Jepang — Prospek Pasar Masa Depan dan Langkah Penanganan [Asosiasi Daur Ulang Jepang]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/fEiiq20251217171711.jpg)
