[SMM Steel] Hasil Q1 2026 Ternium menunjukkan pertumbuhan 4% dalam pengiriman baja Meksiko

Telah Terbit: May 11, 2026 16:36
[SMM Baja] Ternium melaporkan pengiriman baja Meksiko naik 4% y/y menjadi 2 juta ton pada Q1 2026. Pengiriman Q2 diperkirakan terus membaik didorong oleh pasar komersial. Beberapa proyek infrastruktur akan mendorong permintaan. Harga baja yang lebih tinggi sebagian mengimbangi penurunan pengiriman. Meksiko telah memperkuat penegakan tarif/perdagangan untuk memitigasi tarif AS dan menahan impor Asia berharga murah. Pemerintah menandatangani kesepakatan dengan produsen baja Meksiko termasuk Ternium untuk membeli 200.000 ton baja untuk infrastruktur. Ternium memperkirakan lini cold mill/galvanisasi Pesqueria-nya akan mendekati kapasitas penuh pada Oktober. Fasilitas slab berjalan sesuai rencana.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Steel] Vnsteel memperluas jaringan distribusi dengan gudang baru di Khanh Hoa
8 jam yang lalu
[SMM Steel] Vnsteel memperluas jaringan distribusi dengan gudang baru di Khanh Hoa
Read More
[SMM Steel] Vnsteel memperluas jaringan distribusi dengan gudang baru di Khanh Hoa
[SMM Steel] Vnsteel memperluas jaringan distribusi dengan gudang baru di Khanh Hoa
[SMM Steel] Vnsteel Vietnam telah meresmikan gudang baru di provinsi Khanh Hoa sebagai bagian dari strateginya untuk memperkuat kapabilitas logistik dan distribusi nasional. Fasilitas ini menandai kembalinya perusahaan ke pasar Vietnam Selatan-Tengah dan diharapkan dapat meningkatkan layanan pasokan bagi distributor lokal dan proyek konstruksi. Vnsteel menyatakan gudang tersebut juga akan berfungsi sebagai pusat logistik regional untuk meningkatkan dukungan pelanggan, mempersingkat waktu pengiriman, dan memperkuat daya saingnya di pasar baja Vietnam.
8 jam yang lalu
[SMM Steel] Hoa Sen menanggapi tuduhan anti-dumping Australia atas baja galvanis
8 jam yang lalu
[SMM Steel] Hoa Sen menanggapi tuduhan anti-dumping Australia atas baja galvanis
Read More
[SMM Steel] Hoa Sen menanggapi tuduhan anti-dumping Australia atas baja galvanis
[SMM Steel] Hoa Sen menanggapi tuduhan anti-dumping Australia atas baja galvanis
[SMM Baja] Hoa Sen Group Vietnam menyatakan bahwa dugaan margin dumping sebesar 56,21% dalam investigasi baja galvanis Australia hanyalah klaim awal yang diajukan oleh pemohon BlueScope Steel, bukan temuan resmi dari otoritas Australia. Penyelidikan anti-dumping resmi diluncurkan pada 30 April, dengan Hoa Sen dan Nam Kim disebut dalam kasus tersebut. Australia diperkirakan akan merilis pernyataan fakta esensialnya pada 18 Agustus dan temuan akhir pada 2 Oktober 2026. Hoa Sen mencatat bahwa dalam kasus anti-dumping Australia sebelumnya pada 2015, perusahaan pada akhirnya menerima tarif bea 0% meskipun tuduhan dumping awal sebesar 16,26%.
8 jam yang lalu
[SMM Steel] Ekspor baja Iran tetap berlanjut meski terjadi gangguan logistik di Selat Hormuz
8 jam yang lalu
[SMM Steel] Ekspor baja Iran tetap berlanjut meski terjadi gangguan logistik di Selat Hormuz
Read More
[SMM Steel] Ekspor baja Iran tetap berlanjut meski terjadi gangguan logistik di Selat Hormuz
[SMM Steel] Ekspor baja Iran tetap berlanjut meski terjadi gangguan logistik di Selat Hormuz
[SMM Baja] Ekspor baja Iran tetap aktif meskipun ketidakpastian di Selat Hormuz masih berlangsung. Eksportir billet terus menawarkan kargo, tetapi transaksi tetap tidak stabil akibat gangguan pengiriman, ketersediaan kapal yang terbatas, dan biaya asuransi yang tinggi. Jalur logistik alternatif dan Pelabuhan Chabahar terus mendukung sebagian arus ekspor ke Tiongkok dan India. Pelaku pasar memperkirakan perdagangan baja yang terkait dengan Hormuz akan tetap bergejolak meskipun ketegangan diplomatik mereda.
8 jam yang lalu