Menurut statistik kepabeanan, dalam empat bulan pertama tahun 2026, total nilai impor dan ekspor perdagangan barang Tiongkok mencapai 16,23 triliun yuan, naik 14,9% YoY (demikian pula selanjutnya). Dari jumlah tersebut, ekspor mencapai 9,33 triliun yuan, naik 11,3%; impor mencapai 6,9 triliun yuan, naik 20%. Pada April, total nilai impor dan ekspor perdagangan barang Tiongkok mencapai 4,38 triliun yuan, naik 14,2%. Dari jumlah tersebut, ekspor sebesar 2,48 triliun yuan, naik 9,8%; impor sebesar 1,9 triliun yuan, naik 20,6%.
Berdasarkan moda perdagangan, dalam empat bulan pertama, impor dan ekspor Perdagangan Umum Tiongkok mencapai 982 miliar yuan, naik 8,5%; impor dan ekspor perdagangan pemrosesan mencapai 308 miliar yuan, naik 21,3%; impor dan ekspor logistik berikat mencapai 281 miliar yuan, naik 38,7%.
Berdasarkan mitra dagang, dalam empat bulan pertama, total perdagangan Tiongkok dengan ASEAN mencapai 275 miliar yuan, naik 15,7%; total perdagangan Tiongkok dengan UE mencapai 201 miliar yuan, naik 13,2%; total perdagangan Tiongkok dengan AS mencapai 125 miliar yuan, turun 12,9%. Pada periode yang sama, total impor dan ekspor Tiongkok dengan negara-negara mitra Belt and Road mencapai 828 miliar yuan, naik 13,5%.
Berdasarkan entitas perdagangan luar negeri, dalam empat bulan pertama, impor dan ekspor perusahaan swasta mencapai 931 miliar yuan, naik 15,9%; impor dan ekspor perusahaan bermodal asing mencapai 472 miliar yuan, naik 15,4%; impor dan ekspor perusahaan milik negara mencapai 216 miliar yuan, naik 9,8%.
Berdasarkan komoditas utama, dari sisi ekspor, dalam empat bulan pertama, Tiongkok mengekspor produk elektromekanis senilai 592 miliar yuan, naik 17,6%; produk padat karya senilai 126 miliar yuan, turun 2,6%; produk pertanian senilai 240,15 miliar yuan, naik 2%. Dari sisi impor, dalam empat bulan pertama, Tiongkok mengimpor produk elektromekanis senilai 276 miliar yuan, naik 23,6%; minyak mentah sebanyak 185 juta mt, naik 1,3%; produk pertanian senilai 475,73 miliar yuan, naik 10,3%.
SMM mengompilasi data impor dan ekspor produk-produk terpilih dalam industri logam berdasarkan data yang dirilis oleh Administrasi Umum Kepabeanan, sebagai berikut:

Ekspor:
Ekspor Tanah Jarang, Apr 20265.308,6mt,naik 10,9% YoY vs. Apr 2025. Ekspor kumulatif dari Januari hingga April 2026 sebesar19.887,6 mt,naik 4,9% YoY dibanding Januari hingga April 2025.
Ekspor baja pada Apr 2026 sebesar9,498 juta mt,turun 9,2% YoY dibanding Apr 2025. Ekspor kumulatif dari Januari hingga April 2026 mencapai 3.421,4 mt, turun 9,7% YoY dari Januari-April 2025.
Pada April 2026, ekspor aluminium mentah dan aluminium setengah jadi mencapai 598.000 mt, naik 15,4% YoY dari April 2025. Ekspor kumulatif dari Januari hingga April 2026 mencapai 2,053 juta mt, naik 8,9% YoY dari Januari-April 2025.

Impor:
Pada April 2026, impor bijih besi dan konsentrat mencapai 103,854 juta mt, naik 0,7% YoY dari April 2025. Impor kumulatif dari Januari hingga April 2026 mencapai 418,587 juta mt, naik 8,0% YoY dari Januari-April 2025.
Pada April 2026, impor bijih tembaga dan konsentrat mencapai 2,352 juta mt, turun 19,6% YoY dari April 2025. Impor kumulatif dari Januari hingga April 2026 mencapai 9,915 juta mt, turun 0,8% YoY dari Januari-April 2025.
Pada April 2026, impor batu bara dan lignit mencapai 33,083 juta mt, turun 12,5% YoY dari April 2025. Impor kumulatif dari Januari hingga April 2026 mencapai 149,36 juta mt, turun 2,1% YoY dari Januari-April 2025.
Pada April 2026, impor tanah jarang mencapai 8.780,7 mt, turun 30,4% YoY dari April 2025. Impor kumulatif dari Januari hingga April 2026 mencapai 40.857,8 mt, naik 9,5% YoY dari Januari-April 2025.
Pada April 2026, impor baja mencapai 452.000 mt, turun 10,9% YoY dari April 2025. Impor kumulatif dari Januari hingga April 2026 mencapai 1,804 juta mt, turun 13,4% YoY dari Januari-April 2025.
Pada April 2026, impor tembaga mentah dan produk setengah jadi tembaga mencapai 452.000 mt, naik 3,2% YoY dari April 2025. Impor kumulatif dari Januari hingga April 2026 mencapai 1,567 juta mt, turun 9,8% YoY dari Januari-April 2025.

![[SMM Flash News] Menteri ESDM Indonesia Tangguhkan Rencana Kenaikan Royalti untuk Evaluasi Ulang Formula](https://imgqn.smm.cn/usercenter/ipCjz20251217171734.jpeg)
![Minyak Mentah Naik, Logam Umumnya Menguat, Litium Karbonat Naik Lebih dari 3%, Nikel LME, Timah LME, Tembaga SHFE, dan Logam Silikon Naik Lebih dari 1% [Tinjauan Tengah Hari SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/gePcx20251217171735.jpg)
![[Kilasan Berita Timah SMM: Toyota Akan Bangun Pabrik Mobil Baru di India dengan Kapasitas Tahunan 100.000 Unit]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/gpWpd20251217171734.jpeg)
