SMM 11 Mei:
Jumat lalu, timbal LME dibuka pada $1.974/mt, berfluktuasi turun selama sesi Asia hingga terendah $1.958/mt. Karena pasokan ingot timbal yang ketat di pasar Asia Tenggara terus berlanjut dan memberikan dukungan kuat bagi harga timbal, harga rebound selama sesi Eropa, menyentuh tertinggi $1.979/mt sebelum ditutup pada $1.977,5/mt, turun 0,99%.
Jumat malam lalu, kontrak timbal SHFE 2606 yang paling aktif diperdagangkan dibuka tinggi pada 16.740 yuan/mt. Karena konsumsi yang lemah di pasar spot, harga timbal lesu, menyentuh terendah 16.665 yuan/mt sebelum ditutup pada 16.705 yuan/mt, turun 0,03%, membentuk candlestick bearish kecil tanpa bayangan atas maupun bawah.
Dari sisi konsumsi, pasar baterai timbal-asam tetap dalam musim sepi, namun dengan berakhirnya faktor libur, perusahaan hilir akan melanjutkan pembelian sesuai kebutuhan. Dari sisi pasokan, perusahaan timbal sekunder memangkas produksi, dan pasokan regional ingot timbal ketat, sementara produksi timbal primer stabil hingga sedikit lebih tinggi dengan pasokan yang relatif memadai. Minggu ini, perlu diperhatikan dampak serah terima terhadap pasokan yang beredar. Harga timbal diperkirakan memiliki diskon terbatas (terhadap timbal SMM #1).
Penyangkalan sumber data: Data selain informasi publik berasal dari informasi publik, komunikasi pasar, dan model basis data internal SMM, diproses oleh SMM hanya untuk referensi dan tidak merupakan saran pengambilan keputusan.

![Seiring Meredanya Faktor Libur, Perusahaan Hilir Kembali Membeli Ingot Timbal Sesuai Kebutuhan [Risalah Rapat Pagi SMM untuk Timbal]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/xVgcv20251217171721.jpg)

