Presiden Fed St. Louis Melihat Ketidakpastian, Sarankan Suku Bunga Stabil di Tengah Risiko Inflasi

Telah Terbit: May 9, 2026 17:52
Presiden Fed St. Louis Musalem mencatat bahwa prospek ekonomi dan kebijakan moneter saat ini dipenuhi banyak ketidakpastian. Dalam hal kebijakan moneter, risiko telah bergeser ke arah kenaikan inflasi, dan berdasarkan hal tersebut, mungkin perlu mempertahankan suku bunga tetap stabil untuk jangka waktu tertentu. Ia juga menyebutkan bahwa suku bunga acuan kebijakan Fed AS saat ini berada pada level netral atau mungkin dalam posisi yang sedikit akomodatif.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[Konferensi SMM] AASC 2026: Menavigasi Transformasi EV ASEAN di Persimpangan Strategis
1 jam yang lalu
[Konferensi SMM] AASC 2026: Menavigasi Transformasi EV ASEAN di Persimpangan Strategis
Baca Selengkapnya
[Konferensi SMM] AASC 2026: Menavigasi Transformasi EV ASEAN di Persimpangan Strategis
[Konferensi SMM] AASC 2026: Menavigasi Transformasi EV ASEAN di Persimpangan Strategis
1 jam yang lalu
[Berita Kilat Aluminium SMM] UEA Menerapkan Larangan Ekspor Sementara Empat Bulan untuk Skrap Aluminium Tertentu
1 jam yang lalu
[Berita Kilat Aluminium SMM] UEA Menerapkan Larangan Ekspor Sementara Empat Bulan untuk Skrap Aluminium Tertentu
Baca Selengkapnya
[Berita Kilat Aluminium SMM] UEA Menerapkan Larangan Ekspor Sementara Empat Bulan untuk Skrap Aluminium Tertentu
[Berita Kilat Aluminium SMM] UEA Menerapkan Larangan Ekspor Sementara Empat Bulan untuk Skrap Aluminium Tertentu
Kementerian Perdagangan Luar Negeri UEA telah menerbitkan Keputusan Menteri No. 105 Tahun 2026, memberlakukan larangan ekspor sementara selama empat bulan untuk limbah industri dan logam bekas tertentu, termasuk skrap aluminium dalam beberapa kode HS 7602. Aturan ini berlaku tujuh hari kerja setelah diterbitkan, sementara pengiriman yang terikat kontrak internasional yang telah ditandatangani sebelumnya dapat mengajukan pengecualian. Skrap aluminium sebelumnya dikenakan biaya ekspor sebesar 100 dirham per ton (US$27 per ton). Langkah ini mencerminkan upaya UEA mempertahankan bahan baku di dalam negeri dan mendorong pengolahan bernilai tambah lokal, dengan implikasi potensial bagi pasar skrap Asia, terutama India dan Korea Selatan.
1 jam yang lalu
Waran Paduan Aluminium Cor SHFE Turun ke 33.243 MT pada 24 Juni
2 jam yang lalu
Waran Paduan Aluminium Cor SHFE Turun ke 33.243 MT pada 24 Juni
Baca Selengkapnya
Waran Paduan Aluminium Cor SHFE Turun ke 33.243 MT pada 24 Juni
Waran Paduan Aluminium Cor SHFE Turun ke 33.243 MT pada 24 Juni
[SMM Flash] Data dari SHFE menunjukkan bahwa pada 24 Juni, total waran terdaftar paduan aluminium cor tercatat sebesar 33.243 ton, turun 453 ton dari hari perdagangan sebelumnya. Secara rinci, volume terdaftar di Shanghai sebesar 3.558 ton, tidak berubah; di Guangdong 5.199 ton, turun 242 ton; di Jiangsu 7.565 ton, turun 121 ton; di Zhejiang 10.730 ton, turun 90 ton; di Chongqing 5.346 ton, tidak berubah; dan di Sichuan 845 ton, tidak berubah.
2 jam yang lalu
Presiden Fed St. Louis Musalem mencatat bahwa prospek ekonomi dan kebi - Shanghai Metals Market (SMM)