SMM Nickel News, 8 Mei:
Berita makro dan pasar:
(1) Komando Pusat AS mengeluarkan pernyataan bahwa gugus kapal perusak berpeluru kendali Angkatan Laut AS mencegat serangan tanpa provokasi yang diluncurkan oleh Iran saat melintasi Selat Hormuz menuju Teluk Oman, dan segera mengambil tindakan balasan pertahanan diri. Serangan terarah juga dilakukan terhadap fasilitas militer Iran.
(2) Menurut statistik dari Administrasi Negara Devisa, hingga akhir April 2026, cadangan devisa Tiongkok tercatat sebesar $3,4105 triliun, naik $68,4 miliar dari akhir Maret, meningkat 2,05%. Pada April 2026, dipengaruhi oleh data makroekonomi, kebijakan moneter, dan ekspektasi ekonomi utama, indeks dolar AS menurun, dan harga aset keuangan utama global menunjukkan divergensi.
Pasar spot:
Pada 8 Mei, harga nikel murni SMM #1 turun 1.800 yuan/mt dari hari perdagangan sebelumnya. Premi spot: Nikel murni Jinchuan #1 rata-rata 1.150 yuan/mt, stabil dari hari perdagangan sebelumnya; nikel elektrodeposisi merek utama domestik berkisar di -800-200 yuan/mt.
Pasar berjangka:
Kontrak nikel SHFE 2606 yang paling aktif diperdagangkan dibuka lebih rendah dan terus menurun, memperpanjang tren penurunan, ditutup pada 146.450 yuan/mt, turun 1,94%.
Trump secara eksplisit menyatakan pada malam 6 Mei bahwa kesepakatan AS-Iran "sangat mungkin," dengan kerangka negosiasi sebagian besar telah diselesaikan, lalu lintas melalui Selat Hormuz diperkirakan akan kembali normal, dan krisis pasokan sulfur kemungkinan akan teratasi, menyebabkan harga nikel turun tajam. Dalam jangka pendek, kontrak nikel SHFE yang paling aktif diperdagangkan diperkirakan bergerak sideways dalam kisaran 145.000-150.000 yuan/mt, dengan pusat kemungkinan bergeser ke bawah, dan support kunci di bawah berasal dari dukungan biaya rigid yang dibawa oleh kebijakan HPM baru Indonesia.
![[Analisis SMM] Harga Nikel Melonjak Lalu Turun Tajam pada Minggu Pertama Setelah Libur, Persediaan Tiongkok Sedikit Bertambah](https://imgqn.smm.cn/usercenter/PFIti20251217171734.jpg)
![[SMM Nickel Flash News] Indonesia Tinjau Amendemen PP 19/2025, Royalti Terkait Nikel Berpotensi Naik](https://imgqn.smm.cn/usercenter/yUOUz20251217171732.jpg)

