Persediaan Ingot Paduan Aluminium Sekunder Tiongkok Naik 36 mt Menjadi 30.600 mt

Telah Terbit: May 8, 2026 09:06
[SMM Express] Hari ini, persediaan ingot paduan aluminium sekunder di wilayah konsumsi utama Tiongkok meningkat 36 mt dari hari perdagangan sebelumnya menjadi 30.600 mt, mempertahankan tren penumpukan persediaan yang sedikit.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Aluminum Flash News] GeT Alloys Replaces Heavy Fuel Oil with Tyre-Derived Fuel in Aluminium Recycling
6 menit yang lalu
[SMM Aluminum Flash News] GeT Alloys Replaces Heavy Fuel Oil with Tyre-Derived Fuel in Aluminium Recycling
Baca Selengkapnya
[SMM Aluminum Flash News] GeT Alloys Replaces Heavy Fuel Oil with Tyre-Derived Fuel in Aluminium Recycling
[SMM Aluminum Flash News] GeT Alloys Replaces Heavy Fuel Oil with Tyre-Derived Fuel in Aluminium Recycling
South Africa-based GeT Metal Group and its subsidiary GeT Alloys have launched a waste-to-energy project that converts end-of-life tyres into industrial fuel for aluminium recycling operations. The initiative is designed to process around 150,000 waste tyres annually and produce approximately 1.44 million litres of fuel, fully replacing the company’s annual heavy fuel oil consumption used in aluminium melting. GeT estimates the project will reduce heavy fuel oil use by 1.44 million litres per year and cut carbon dioxide emissions by around 720 tonnes. The programme will also divert nearly 12,500 waste tyres per month from landfills and illegal dumping sites. GeT Alloys recycles around 350 million used beverage cans, packaging materials and post-consumer aluminium scrap annually into aluminium ingots. Carbon black generated during tyre processing will be used in aluminium dross recovery, while recovered steel wire will be recycled into steel billets, creating a circular economy model across both aluminium and steel value chains.
6 menit yang lalu
[SMM Aluminum Flash News] Woodside Menandatangani Perjanjian Pasokan Gas dengan Alcoa untuk Mendukung Produksi Alumina
6 menit yang lalu
[SMM Aluminum Flash News] Woodside Menandatangani Perjanjian Pasokan Gas dengan Alcoa untuk Mendukung Produksi Alumina
Baca Selengkapnya
[SMM Aluminum Flash News] Woodside Menandatangani Perjanjian Pasokan Gas dengan Alcoa untuk Mendukung Produksi Alumina
[SMM Aluminum Flash News] Woodside Menandatangani Perjanjian Pasokan Gas dengan Alcoa untuk Mendukung Produksi Alumina
Woodside Energy telah menandatangani perjanjian jual beli gas dengan Alcoa of Australia untuk memasok 31,1 petajoule (PJ) gas alam dari tahun 2027 hingga 2030. Gas tersebut akan dikirim ke kilang alumina Alcoa di Australia Barat, membantu mengamankan pasokan energi bagi salah satu sektor industri utama di kawasan ini. Alumina merupakan bahan baku utama dalam produksi aluminium, sehingga pasokan energi yang andal sangat krusial untuk menjaga output tetap stabil. Woodside menyatakan, perjanjian ini memperkuat kemitraan jangka panjangnya dengan Alcoa serta mendukung ketahanan energi bagi industri Australia Barat. Pada 2025, Woodside memasok sekitar 90,3 PJ gas domestik, mencakup sekitar 21% dari total pasokan gas negara bagian. Pelaku pasar memperkirakan kesepakatan ini akan meningkatkan kepastian biaya, mengurangi risiko gangguan produksi, dan mendukung daya saing industri padat energi, termasuk sektor aluminium.
6 menit yang lalu
[Berita Kilat Aluminium SMM] Fosbel Mempromosikan Teknologi Pengelasan Keramik untuk Perbaikan Tungku Aluminium Secara On-line
8 menit yang lalu
[Berita Kilat Aluminium SMM] Fosbel Mempromosikan Teknologi Pengelasan Keramik untuk Perbaikan Tungku Aluminium Secara On-line
Baca Selengkapnya
[Berita Kilat Aluminium SMM] Fosbel Mempromosikan Teknologi Pengelasan Keramik untuk Perbaikan Tungku Aluminium Secara On-line
[Berita Kilat Aluminium SMM] Fosbel Mempromosikan Teknologi Pengelasan Keramik untuk Perbaikan Tungku Aluminium Secara On-line
Fosbel menyoroti teknologi Pengelasan Keramik sebagai solusi untuk memperbaiki lapisan refraktori di tungku aluminium tanpa perlu penghentian operasi. Proses ini menggunakan reaksi eksotermik untuk menyatukan material refraktori baru langsung ke lapisan yang ada saat tungku tetap beroperasi pada suhu di atas 704°C. Teknologi ini cocok untuk refraktori alumina 60%, 70%, dan 80% yang umum digunakan pada aplikasi tungku aluminium dan dirancang untuk memperbaiki area aus seperti garis logam, atap, dan dinding samping. Fosbel menyatakan bahwa teknologi ini dapat digunakan untuk program perawatan maupun perbaikan preventif guna memperpanjang masa pakai tungku dan mengurangi waktu henti. Perusahaan juga telah memperkenalkan bubuk las keramik Nano-Tec™, sistem pembersihan termal, dan peralatan Supertorch untuk meningkatkan efisiensi perbaikan, mengurangi kehilangan material, dan menurunkan biaya perawatan. Teknologi perbaikan panas semakin banyak diadopsi oleh produsen aluminium yang menginginkan keandalan tungku dan efisiensi operasional yang lebih tinggi.
8 menit yang lalu