Produsen timah milik negara Indonesia PT Timah mencapai produksi timah olahan sebesar 5.630 mt pada Q1 2026, meningkat signifikan 81,9% YoY. Pada periode yang sama, volume penjualan timah olahan PT Timah mencapai 6.009 mt dengan harga rata-rata $49.221/mt, menghasilkan pendapatan sebesar 5,47 triliun rupiah (sekitar 2,291 miliar yuan), naik 160,5% YoY.
Menurut laporan perusahaan, produksi timah dalam bijih dari operasi darat dan lepas pantai mencapai 6.312 mt pada Q1, naik 96,3% YoY. Perusahaan mengaitkan pertumbuhan ini dengan peningkatan efisiensi produksi, bertambahnya jumlah kapal operasi di wilayah yang diizinkan, dan peningkatan produksi dari tambang darat kerja sama (termasuk tambang skala kecil dan operasi ponton kapal isap darat). Membaiknya kondisi keamanan di wilayah pertambangan juga sangat mendukung pertumbuhan produksi, secara efektif mengurangi dampak penambangan ilegal.
![Berbagai Faktor Positif Bertemu, Timah SHFE Melonjak Kembali [Observasi Wenhua]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/nyMyJ20251217171751.jpg)

![Berbagai Faktor Makro Mendorong Kenaikan Futures, Pasar Spot Terjebak dalam Kebuntuan dengan Transaksi yang Minim [SMM Tin Ulasan Tengah Hari]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/nBLhE20251217171750.jpg)
