Laporan tahunan 2025 menunjukkan bahwa perusahaan yang memiliki tambang fosfat sendiri (BATIAN, Chuanjinnuo, Xingfa) mencatat pertumbuhan laba 122%-158%, sementara perusahaan yang bergantung pada bahan baku pembelian (LiuGuo Chemical rugi RMB 456 juta, laba Lubei Chemical turun 85%) mengalami kesulitan. Pola "siapa punya tambang, punya laba" sudah mengakar kuat.
Biaya bahan baku melonjak: harga sulfur mencapai RMB 6.167/ton pada April, naik 51% dari Januari, mendorong asam fosfat proses basah di atas RMB 9.000/ton. Fosfor kuning naik 24%, dan asam fosfat proses termal mengalami inversi harga. Permintaan energi baru kuat: Hunan Yuneng menjual 1,137 juta ton katoda LFP pada 2025 (+60%), dan harga rata-rata LFP pada April mencapai RMB 57.727/ton (+6%).
Perusahaan mempercepat ekspansi tambang fosfat: Yuntianhua menambah hak penambangan 4 juta ton/tahun; Xingfa memiliki cadangan 625 juta ton. Kapasitas baru akan terkonsentrasi mulai H2 2026. Dalam pengembangan energi baru, Xingfa mengunci pesanan dengan BYD, Hunan Yuneng menikmati keunggulan biaya 15-20%, dan Yuntianhua bermitra dengan Easpring.
Prospek: asam fosfat didukung biaya dalam jangka pendek; fosfor kuning akan berfluktuasi. Risiko meliputi geopolitik, kelebihan kapasitas, dan batas toleransi biaya hilir (harga sel mendekati RMB 0,35/Wh).
Catatan: Jika Anda memiliki tambahan atau koreksi terhadap detail yang disebutkan dalam artikel ini, silakan hubungi kami kapan saja. Informasi kontak sebagai berikut:
Tel: 021-20707860 (atau tambahkan WeChat 13585549799) Yang Chaoxing, terima kasih!
![[Baterai Litium: Proyek Industrialisasi Baterai Pengisian Ultra-Cepat Baru Akan Diluncurkan di Zaozhuang, Shandong]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/aXRJI20251217171728.jpg)


