[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Sebut Kapasitas Nikel Baru Indonesia Mungkin Terhambat oleh Pasokan Bijih yang Ketat

Telah Terbit: Apr 30, 2026 22:33
Menurut Commodity Markets Outlook Bank Dunia edisi April 2026, produksi nikel olahan global diperkirakan meningkat moderat pada 2026 dan 2027 seiring beroperasinya kapasitas pemrosesan baru di Indonesia. Namun, laporan tersebut memperingatkan bahwa ketersediaan bijih hulu yang semakin ketat kemungkinan akan membatasi utilisasi kapasitas. Ini menunjukkan pertumbuhan pasokan nikel Indonesia ke depan mungkin semakin bergantung pada ketersediaan bijih, bukan semata-mata kapasitas pemrosesan nominal.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
【Analisis SMM】Tinjauan Mingguan Pasar Nikel Indonesia - 30 Apr
2 jam yang lalu
【Analisis SMM】Tinjauan Mingguan Pasar Nikel Indonesia - 30 Apr
Read More
【Analisis SMM】Tinjauan Mingguan Pasar Nikel Indonesia - 30 Apr
【Analisis SMM】Tinjauan Mingguan Pasar Nikel Indonesia - 30 Apr
2 jam yang lalu
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Prediksi Harga Nikel Naik 12% pada 2026 akibat Pasokan Ketat
3 jam yang lalu
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Prediksi Harga Nikel Naik 12% pada 2026 akibat Pasokan Ketat
Read More
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Prediksi Harga Nikel Naik 12% pada 2026 akibat Pasokan Ketat
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Prediksi Harga Nikel Naik 12% pada 2026 akibat Pasokan Ketat
Menurut laporan Commodity Markets Outlook Bank Dunia edisi April 2026, harga nikel diproyeksikan naik 12% secara tahunan pada 2026 dan 3% lagi pada 2027, karena pertumbuhan konsumsi global diperkirakan melampaui ekspansi pasokan. Laporan tersebut menyebutkan bahwa meskipun kapasitas pemrosesan nikel baru akan terus beroperasi di Indonesia, ketersediaan bijih hulu yang lebih ketat kemungkinan akan membatasi tingkat utilisasi dan menjaga pasar tetap ketat. Laporan ini juga mencatat bahwa gangguan lebih lanjut terhadap ekspor sulfur dari produsen Timur Tengah dapat menjadi risiko kenaikan tambahan bagi harga nikel.
3 jam yang lalu
[SMM Kilasan Pasar Baja Tahan Karat] Aperam Perluas Kapasitas di Brasil dan Bergerak Lebih Jauh ke Hilir melalui Kesepakatan Magnetec
3 jam yang lalu
[SMM Kilasan Pasar Baja Tahan Karat] Aperam Perluas Kapasitas di Brasil dan Bergerak Lebih Jauh ke Hilir melalui Kesepakatan Magnetec
Read More
[SMM Kilasan Pasar Baja Tahan Karat] Aperam Perluas Kapasitas di Brasil dan Bergerak Lebih Jauh ke Hilir melalui Kesepakatan Magnetec
[SMM Kilasan Pasar Baja Tahan Karat] Aperam Perluas Kapasitas di Brasil dan Bergerak Lebih Jauh ke Hilir melalui Kesepakatan Magnetec
Aperam akan menginvestasikan €10 juta untuk menghilangkan hambatan cold-rolling di fasilitas Timóteo di Brasil, menargetkan peningkatan kapasitas 5% pada pertengahan 2027. Perusahaan juga menyelesaikan akuisisi Magnetec pada 1 April 2026 dan mendirikan Aperam Magnetic Components, memperluas eksposur hilirnya ke solusi magnetik bernilai lebih tinggi untuk kendaraan listrik, energi, dan dirgantara. Langkah ini menunjukkan Aperam terus mendorong rantai baja tahan karat dan material khususnya lebih jauh ke pasar akhir bernilai tambah.
3 jam yang lalu