Produksi Silikon Metal Tiongkok pada April

Telah Terbit: Apr 30, 2026 17:02
Menurut data SMM, produksi silikon metal pada bulan April sebesar 320.000 mt, turun 3% MoM dan naik 6% YoY. Produksi pada bulan Mei diperkirakan meningkat menjadi sekitar 340.000 mt secara MoM, namun ketidakpastian masih ada terkait tingkat utilisasi ke depan, dan perlu tetap memperhatikan perubahan tingkat utilisasi perusahaan-perusahaan besar serta wilayah Sichuan.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Chromium Flash] South Africa's July Ferrochrome Exports Fall 20.8% MoM as Global Glut Risk Weighs on China Demand
4 menit yang lalu
[SMM Chromium Flash] South Africa's July Ferrochrome Exports Fall 20.8% MoM as Global Glut Risk Weighs on China Demand
Baca Selengkapnya
[SMM Chromium Flash] South Africa's July Ferrochrome Exports Fall 20.8% MoM as Global Glut Risk Weighs on China Demand
[SMM Chromium Flash] South Africa's July Ferrochrome Exports Fall 20.8% MoM as Global Glut Risk Weighs on China Demand
South Africa's high-carbon ferrochrome exports fell to 97,656 mt in July 2026, down 20.8% month-on-month from June's 123,310 mt, a sharper contraction than June's flat performance against May. China, the top destination, pulled back 27.2% to 28,337 mt, a move that lines up with Merafe Resources' August 11 half-year results flagging a potential H2 2026 ferrochrome glut driven by rising Chinese domestic output and weak stainless steel demand. Japan bucked the trend, rising 31.8% to 23,716 mt to overtake Italy and South Korea as the second-largest destination, with the United States also up 29.0% to 11,415 mt. The broader decline reflects supply constraints as much as demand: the Wonderkop and Boshoek smelters only began restarting in late June following the finalized 62c/kWh Eskom tariff deal, leaving July as effectively the first month any incremental output could reach the export market.
4 menit yang lalu
[SMM Kilasan Kromium] Ekspor Bijih Krom Afrika Selatan Juli Capai Tertinggi 2026 sebesar 2,65 Juta Ton seiring Basis Pembeli Meluas
49 menit yang lalu
[SMM Kilasan Kromium] Ekspor Bijih Krom Afrika Selatan Juli Capai Tertinggi 2026 sebesar 2,65 Juta Ton seiring Basis Pembeli Meluas
Baca Selengkapnya
[SMM Kilasan Kromium] Ekspor Bijih Krom Afrika Selatan Juli Capai Tertinggi 2026 sebesar 2,65 Juta Ton seiring Basis Pembeli Meluas
[SMM Kilasan Kromium] Ekspor Bijih Krom Afrika Selatan Juli Capai Tertinggi 2026 sebesar 2,65 Juta Ton seiring Basis Pembeli Meluas
Ekspor bijih krom Afrika Selatan naik menjadi sekitar 2,65 juta ton pada Juli 2026, naik 10,3% bulan ke bulan dari 2,40 juta ton pada Juni dan merupakan total bulanan tertinggi yang tercatat sepanjang tahun ini, melampaui rekor tertinggi sebelumnya pada April. Tiongkok tetap menjadi tujuan dominan dengan 1,784 juta ton, meskipun pangsanya dari total ekspor sedikit menurun dari 67,6% menjadi 67,3% karena pertumbuhan meluas ke pembeli yang lebih kecil. Pergeseran paling jelas terjadi di antara tujuan sekunder: impor Indonesia hampir dua kali lipat bulan ke bulan menjadi 150.000 ton, melampaui UEA, yang volumenya turun 38,3% menjadi 116.100 ton. Kenaikan Indonesia sejalan dengan kapasitas ferokrom dan baja tahan karat domestiknya yang terus berkembang, sementara penurunan UEA konsisten dengan perannya sebagai pusat perdagangan re-ekspor, bukan pasar pengguna akhir. Sistem izin ekspor ITAC dan pajak ekspor yang diusulkan Afrika Selatan masih belum diterapkan hingga Juli.
49 menit yang lalu
Tambang Litium Gwanda Investasikan US$5 Juta untuk Benefisiasi Tantalum-Niobium
1 jam yang lalu
Tambang Litium Gwanda Investasikan US$5 Juta untuk Benefisiasi Tantalum-Niobium
Baca Selengkapnya
Tambang Litium Gwanda Investasikan US$5 Juta untuk Benefisiasi Tantalum-Niobium
Tambang Litium Gwanda Investasikan US$5 Juta untuk Benefisiasi Tantalum-Niobium
[SMM Flash] Tambang Litium Gwanda di Zimbabwe telah menginvestasikan US$5 juta dalam pabrik pengolahan tantalum dan niobium yang dirancang untuk memulihkan litium, tantalum, dan niobium dari aliran bijih yang sama. Menurut perusahaan, sirkuit pemrosesan baru ini diperkirakan akan menghasilkan sekitar 300 ton konsentrat tantalit dan niobium per tahun, menciptakan aliran pendapatan mineral tambahan dari material yang sebelumnya hanya mengalami pengolahan lokal terbatas. Investasi ini sejalan dengan strategi Zimbabwe yang lebih luas untuk meningkatkan pemrosesan mineral dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada ekspor produk mineral mentah. Bagi pasar tantalum, perkembangan ini patut dicatat karena dapat memasukkan material Afrika yang mengandung tantalum yang telah diolah lebih lanjut ke dalam rantai pasokan, sekaligus menunjukkan potensi pemulihan tantalum sebagai produk sampingan dari operasi litium. Dampak pasar aktual akan bergantung pada produksi yang terealisasi, kadar konsentrat, dan penjualan komersial setelah sirkuit pemrosesan beroperasi dalam skala penuh.
1 jam yang lalu
Menurut data SMM, produksi silikon metal pada bulan April sebesar 320. - Shanghai Metals Market (SMM)