Harga nikel terus naik tajam pekan ini, dengan narasi pasar bergeser dari "berfluktuasi di level tinggi setelah kebijakan terealisasi" pekan lalu menjadi "fermentasi penuh guncangan sisi pasokan yang substantif." Tambang nikel Weda Bay Indonesia mengumumkan penghentian produksi pada Mei untuk pemeliharaan karena kuota RKAB telah habis, anak perusahaan Huayou Cobalt yaitu Huafei Nickel & Cobalt mengumumkan penutupan sebagian lini produksi mulai 1 Mei karena kekurangan sulfur, dan berlanjutnya blokade Selat Hormuz di Timur Tengah memperparah krisis pasokan sulfur. Tiga guncangan sisi pasokan ini secara bersamaan mendorong pusat harga nikel naik tajam. Kontrak nikel SHFE teraktif menembus level 150.000 yuan/mt pekan ini, sementara nikel LME sempat melampaui $19.500/mt secara intraday. Di pasar spot, rata-rata nikel murni SMM #1 mencapai 150.000 yuan/mt pekan ini, naik 5.000 yuan/mt secara WoW. Premi spot tetap rendah seiring lonjakan cepat futures, dengan premi nikel Jinchuan turun ke 1.300 yuan/mt. Nikel elektrodeposisi arus utama domestik mempertahankan diskon signifikan, semakin menyoroti fitur struktural "futures kuat, spot lemah" dalam fundamental penawaran-permintaan.
Di sisi makro, negosiasi AS-Iran mencapai kebuntuan total pekan ini, dengan ekspektasi risiko geopolitik berkepanjangan meningkat. Kedua pihak berbeda tajam dalam isu Selat Hormuz: Trump mengklaim Iran "di ambang kehancuran dan meminta selat dibuka," menuntut Iran menyerahkan seluruh uranium yang diperkaya; Iran menekankan "kendali absolut" atas selat dan menuntut biaya transit dari kapal yang melintas. Calon Ketua Fed Warsh secara eksplisit menolak berkomitmen pada pemotongan suku bunga dalam dengar pendapat pekan lalu, dan pasar terus mencerna sikap ini pekan ini — CME Fed Watch menunjukkan probabilitas 99% suku bunga tetap pada April dan hanya sekitar 3% probabilitas pemotongan kumulatif 25bp hingga Juni, dengan ekspektasi pelonggaran moneter praktis menghilang.
Inventaris, inventaris Zona Berikat Shanghai sekitar 1.700 mt pekan ini, stabil secara WoW. Inventaris sosial Tiongkok sekitar 101.000 mt, dengan penambahan inventaris sekitar 3.200 mt secara WoW.
Ke depan, meskipun inventaris domestik yang terus tinggi tetap menekan harga, guncangan tiga serangkai Q2 Indonesia berupa "pengetatan bijih + gangguan pasokan sulfur + pemotongan produksi MHP" semakin berakselerasi dari ekspektasi menuju realitas. Setelah libur Hari Buruh, kontrak nikel SHFE teraktif diperkirakan diperdagangkan dalam kisaran 145.000-155.000 yuan/mt.

![[Ulasan Harian NPI] Penawaran dan Permintaan Beresonansi di Kedua Sisi, Harga Nickel Pig Iron Terus Naik](https://imgqn.smm.cn/usercenter/biBGl20251217171733.jpg)
![[Analisis SMM] Dukungan Biaya Menguat, Harga Nikel Sulfat Naik](https://imgqn.smm.cn/usercenter/WNjzM20251217171732.jpeg)
