Perusahaan evaluasi internasional Sproule ERCE melakukan penilaian sistematis terhadap sumber daya litium di wilayah Altmark menggunakan standar CIM/NI43-101 yang diakui secara internasional. Hasilnya menunjukkan bahwa cadangan sebesar 43 juta mt LCE menarik perhatian terhadap kawasan pertambangan di Jerman tengah-utara ini.
Undang-Undang Bahan Baku Kritis UE menetapkan target yang jelas untuk bahan baku strategis seperti litium: pada 2030, 10% bahan baku ini akan ditambang di Eropa, 40% akan diproses di Eropa, dan tidak lebih dari 65% boleh berasal dari satu negara ketiga mana pun. Keberadaan tambang litium Altmark memberikan fondasi kokoh bagi UE untuk mencapai tujuan ini.
Berbeda dengan metode penambangan litium tradisional, Neptune Energy menggunakan teknologi ramah lingkungan yang dikenal sebagai "Ekstraksi Litium Langsung." Metode ini tidak memerlukan penambangan terbuka maupun kolam penguapan, melainkan mengekstraksi unsur litium langsung dari air garam bawah tanah.
Meskipun prospeknya cerah, masih ada jalan panjang dari konfirmasi sumber daya hingga produksi skala besar. Neptune Energy perlu menyelesaikan uji coba percontohan, penilaian dampak lingkungan terperinci, dan keputusan investasi akhir. Namun, tidak diragukan lagi bahwa tambang litium Altmark, bagaikan mesin yang kuat, telah mulai bergerak.
Ketika kendaraan listrik "Made in Germany" dilengkapi baterai dari litium ramah lingkungan yang "ditambang di tanah Jerman," lanskap kendaraan energi baru global mungkin akan mengalami babak baru perubahan.



