[Ulasan Harian NPI] Peningkatan Transaksi Hilir Mendorong Harga Naik, Sentimen Bullish Menguat

Telah Terbit: Apr 29, 2026 15:13
[Komentar Harian SMM: Peningkatan Volume Transaksi Hilir Mendorong Harga Naik, Sentimen Bullish Menguat] 29 April — Faktor sentimen hulu NPI kadar tinggi SMM sebesar 3,54, naik 0,24 MoM, dan faktor sentimen hilir NPI kadar tinggi sebesar 2,6, naik 0,71 MoM.

SMM 29 April,

   29 April, faktor sentimen pasar NPI kadar tinggi SMM sebesar 3,07, naik 0,48 MoM; faktor sentimen hulu sebesar 3,54, naik 0,24 MoM; faktor sentimen hilir sebesar 2,6, naik 0,71 MoM. Transaksi pasar NPI menguat secara signifikan hari ini. Dari sisi pasokan, produsen hulu memiliki sentimen kuat untuk mempertahankan harga dan menahan penjualan, dengan kuotasi arus utama terkonsentrasi di 1.120-1.150 yuan/unit nikel. Ekspektasi bullish terhadap pasar menguat, dan kuotasi pasca-libur diperkirakan terus naik. Sementara itu, biaya bahan baku bijih nikel Indonesia terus meningkat, semakin mendukung keinginan hulu untuk mempertahankan harga. Dari sisi permintaan, dipengaruhi oleh pengetatan kontrol faktur, ekspektasi pasar bahwa pengadaan skrap baja jangka menengah dan panjang akan tetap terbatas, dan permintaan pabrik baja hilir terhadap NPI kembali meningkat, ditambah dengan keinginan restocking yang kuat dari pabrik baja di bawah dukungan biaya. Sentimen pengadaan pabrik baja secara keseluruhan bergeser dari hati-hati menjadi aktif, restocking hilir mendorong volume transaksi lebih tinggi, dan sentimen bullish menguat di pasar.

 

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
【Analisis SMM】Tinjauan Mingguan Pasar Nikel Indonesia - 30 Apr
17 jam yang lalu
【Analisis SMM】Tinjauan Mingguan Pasar Nikel Indonesia - 30 Apr
Read More
【Analisis SMM】Tinjauan Mingguan Pasar Nikel Indonesia - 30 Apr
【Analisis SMM】Tinjauan Mingguan Pasar Nikel Indonesia - 30 Apr
17 jam yang lalu
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Sebut Kapasitas Nikel Baru Indonesia Mungkin Terhambat oleh Pasokan Bijih yang Ketat
18 jam yang lalu
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Sebut Kapasitas Nikel Baru Indonesia Mungkin Terhambat oleh Pasokan Bijih yang Ketat
Read More
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Sebut Kapasitas Nikel Baru Indonesia Mungkin Terhambat oleh Pasokan Bijih yang Ketat
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Sebut Kapasitas Nikel Baru Indonesia Mungkin Terhambat oleh Pasokan Bijih yang Ketat
Menurut Commodity Markets Outlook Bank Dunia edisi April 2026, produksi nikel olahan global diperkirakan meningkat moderat pada 2026 dan 2027 seiring beroperasinya kapasitas pemrosesan baru di Indonesia. Namun, laporan tersebut memperingatkan bahwa ketersediaan bijih hulu yang semakin ketat kemungkinan akan membatasi utilisasi kapasitas. Ini menunjukkan pertumbuhan pasokan nikel Indonesia ke depan mungkin semakin bergantung pada ketersediaan bijih, bukan semata-mata kapasitas pemrosesan nominal.
18 jam yang lalu
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Prediksi Harga Nikel Naik 12% pada 2026 akibat Pasokan Ketat
18 jam yang lalu
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Prediksi Harga Nikel Naik 12% pada 2026 akibat Pasokan Ketat
Read More
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Prediksi Harga Nikel Naik 12% pada 2026 akibat Pasokan Ketat
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Prediksi Harga Nikel Naik 12% pada 2026 akibat Pasokan Ketat
Menurut laporan Commodity Markets Outlook Bank Dunia edisi April 2026, harga nikel diproyeksikan naik 12% secara tahunan pada 2026 dan 3% lagi pada 2027, karena pertumbuhan konsumsi global diperkirakan melampaui ekspansi pasokan. Laporan tersebut menyebutkan bahwa meskipun kapasitas pemrosesan nikel baru akan terus beroperasi di Indonesia, ketersediaan bijih hulu yang lebih ketat kemungkinan akan membatasi tingkat utilisasi dan menjaga pasar tetap ketat. Laporan ini juga mencatat bahwa gangguan lebih lanjut terhadap ekspor sulfur dari produsen Timur Tengah dapat menjadi risiko kenaikan tambahan bagi harga nikel.
18 jam yang lalu
Daftar untuk Lanjut Membaca
Dapatkan akses ke wawasan terkini tentang logam dan energi baru
Sudah memiliki akun?masuk di sini