Dukungan Biaya yang Kuat Bertemu Permintaan yang Lemah saat Divergensi Pasar Aluminium Sekunder Luar Negeri Melebar【Analisis SMM】
Pasar aluminium sekunder luar negeri terus menunjukkan divergensi struktural. Harga skrap aluminium tetap tinggi, memberikan dukungan biaya yang kuat; namun, pengadaan hilir tetap berhati-hati dengan tindak lanjut transaksi yang lemah. Akibatnya, dukungan sisi permintaan terhadap harga sedikit melemah, dan pasar ditandai oleh kuotasi yang kokoh namun aktivitas perdagangan yang lesu.
1. Tren Harga: Penurunan Marginal Bahan Baku, Divergensi Harga Paduan
Pekan lalu, harga aluminium sekunder luar negeri tetap dalam kisaran konsolidasi level tinggi. Harga skrap mengalami sedikit penurunan, sementara harga paduan menunjukkan divergensi regional.
Di sisi skrap, harga aluminium cacahan impor sedikit menurun. Harga pelabuhan Ningbo turun dari RMB 21.920/mt menjadi RMB 21.820/mt, sementara harga pelabuhan Tianjin turun dari RMB 21.970/mt menjadi RMB 21.870/mt, mewakili penurunan sekitar RMB 100/mt. Meskipun terjadi pelemahan marginal, harga tetap berada di level yang relatif tinggi, terus memberikan dukungan biaya efektif untuk ADC12.


Untuk ingot paduan aluminium sekunder ADC12, pasar Thailand tetap stabil pekan lalu. Harga domestik terkonsentrasi di kisaran THB 106–108/kg, dengan rata-rata mingguan sekitar THB 107,50/kg. Harga FOB stabil di kisaran USD 3.310–3.350/mt, rata-rata sekitar USD 3.340/mt.


Sebagai perbandingan, pasar Malaysia menunjukkan kinerja yang relatif lebih kuat. Harga domestik naik tipis dari MYR 13,175/kg menjadi MYR 13,20/kg, sementara harga FOB meningkat dari USD 3.340/mt menjadi USD 3.365/mt, menunjukkan kinerja ekspor yang sedikit lebih kuat dibandingkan Thailand.


2. Biaya dan Permintaan: Pengadaan Hilir yang Berhati-hati, Transaksi di Bawah Tekanan
Dari perspektif transaksi, pasar secara umum tetap lemah pekan lalu. Pembeli hilir menunjukkan kemauan terbatas untuk menerima harga yang lebih tinggi, dengan "resistensi beli" yang teramati secara luas.
Meskipun beberapa produsen berupaya menaikkan kuotasi karena biaya yang tinggi, transaksi aktual gagal mengimbangi. Diskon teramati dalam beberapa kesepakatan, dan selisih antara harga penawaran dan permintaan melebar. Pengadaan sebagian besar didorong oleh kebutuhan, dengan momentum restocking yang lemah, dan dukungan sisi permintaan terhadap harga tetap terbatas.
3. Sisi Bahan Baku: Pasokan Ketat Berlanjut, Dukungan Biaya Tetap Kuat
Di sisi bahan baku, pasokan skrap aluminium tetap ketat, terutama untuk material bermutu tinggi.
Menurut riset SMM, siklus pengiriman skrap impor saat ini sekitar tiga minggu, membatasi ketersediaan pasokan. Sementara itu, harga kategori skrap utama seperti casing motor dan UBC tetap tinggi, menjaga tekanan biaya tetap tinggi bagi produsen.
Beberapa perusahaan telah menyesuaikan komposisi bahan baku mereka untuk mengimbangi tekanan biaya. Secara keseluruhan, lingkungan biaya tinggi tetap tidak berubah dan terus memberikan dukungan mendasar bagi harga paduan.
4. Penilaian Keseluruhan: Kesenjangan Persisten antara Kuotasi dan Transaksi
Secara keseluruhan, di pasar Thailand, meskipun biaya skrap yang tinggi memberikan dukungan dasar yang kuat dan memperkuat posisi harga penjual, pemulihan permintaan yang lamban dan perilaku pengadaan yang berhati-hati dari pembeli hilir terus membatasi kenaikan harga.
Sebaliknya, pasar Malaysia melihat minat beli yang relatif lebih kuat, yang memberikan dukungan tertentu bagi harga.
5. Prospek: Pasar Terikat Kisaran dengan Momentum Kenaikan Terbatas
Dalam jangka pendek, pasar aluminium sekunder luar negeri diperkirakan tetap terikat kisaran.
Harga ADC12 kemungkinan berfluktuasi dalam kisaran USD 3.300–3.400/mt. Tanpa perbaikan yang jelas dalam permintaan hilir, konversi kuotasi yang lebih tinggi menjadi transaksi aktual tetap tidak pasti.
Secara keseluruhan, meskipun dukungan biaya yang kuat membatasi risiko penurunan, pemulihan permintaan yang lambat terus membatasi momentum kenaikan. Pasar ekspor, khususnya India, memberikan dukungan parsial, dan pasar diperkirakan tetap dalam tarik-menarik terikat kisaran.



