Pasar Perak Menjelang Lonjakan Harga? Impor Rekor Tiongkok Bertemu Persediaan yang Ketat

Telah Terbit: Apr 27, 2026 17:23
Pasar perak saat ini diuntungkan oleh dorongan besar dari berbagai dimensi—kombinasi yang membuat prospeknya sangat menarik bagi para investor. Contoh utama dari dinamika ini adalah Tiongkok, di mana impor perak pada bulan Maret melonjak ke nilai bulanan tertinggi yang pernah tercatat.

27 April 2026

Pasar perak saat ini diuntungkan oleh dorongan besar dari berbagai dimensi—kombinasi yang membuat kondisi ini sangat menarik bagi para investor. Contoh utama dari dinamika ini adalah Tiongkok, di mana impor perak pada bulan Maret melonjak ke nilai bulanan tertinggi yang pernah tercatat.

Di balik lonjakan permintaan ini terdapat dua pendorong yang sama sekali berbeda yang menghantam pasar fisik yang sudah ketat: di satu sisi, investor swasta berlindung ke batangan perak kecil untuk mencari alternatif yang lebih terjangkau dibanding emas. Di sisi lain, perusahaan panel surya terburu-buru meningkatkan produksi untuk masih memanfaatkan insentif pajak ekspor yang dihapus pada 1 April.

Tiongkok Menyalakan Turbo: Guncangan Impor Bersejarah

Ketika investasi swasta dan pra-produksi industri meningkat secara bersamaan di Tiongkok—pusat global industri surya dan salah satu konsumen industri terbesar—pasar dunia berguncang. Angka mentah untuk bulan Maret berbicara dengan jelas:

  • Tiongkok mengimpor 836 ton pada bulan Maret.
  • Kenaikan +78% dibandingkan bulan sebelumnya.
  • +173% di atas rata-rata musiman sepuluh tahun untuk bulan Maret.
  • 1.626 ton telah terakumulasi sejak awal tahun—rekor absolut untuk kuartal ini.
  • Defisit Struktural: 2026 Akan Menjadi Tahun Keenam Berturut-turut Kelangkaan

 

Bagi investor, melihat gambaran besar sangatlah penting. Rekor impor saat ini bertemu dengan lingkungan pasar yang secara kronis kekurangan pasokan. Analisis tahunan terkini sudah memperkirakan defisit pasokan keenam berturut-turut untuk tahun 2026, dengan kekurangan yang diperkirakan sebesar 46,3 juta ons.

Tren tanpa henti ini terus menguras stok di atas permukaan dan membuat harga perak sangat rentan terhadap lonjakan volatilitas. Tidak ada sinyal aman dari sisi pasokan: meskipun daur ulang mencapai titik tertinggi dalam beberapa tahun, produksi tambang global stagnan di level sebelumnya. Kesimpulan para analis jelas: bahkan tanpa pemotongan produksi yang tidak terduga, situasi pasokan tetap ketat secara struktural. Pergerakan harga di masa depan akan semakin kuat ditentukan oleh arus modal, ketidakpastian makroekonomi, dan menurunnya likuiditas fisik.

Permintaan Industri dalam Transisi: Surya Melambat, Teknologi Mengambil Alih

Meskipun terjadi ledakan impor Tiongkok, permintaan industri tidak lagi tumbuh tanpa kendali. Di semua sektor, penurunan sebesar 3% menjadi 639,6 juta ons bahkan diperkirakan terjadi pada 2026 (penurunan berturut-turut kedua).

Industri surya khususnya, yang selama bertahun-tahun menjadi mesin pertumbuhan nomor satu, mulai kehilangan momentum. Konsumsi perak dalam modul surya diperkirakan anjlok 19% pada tahun berjalan. Alasannya: harga perak yang tinggi memaksa produsen melakukan penghematan radikal dalam penggunaan material ("thrifting") atau mencari alternatif.

Meskipun ada penurunan ini, permintaan perak industri secara historis tetap sangat kuat dan jauh di atas level sebelum pandemi. Alasan di balik ini adalah profil konsumsi yang sangat terdiversifikasi: ledakan pusat data, elektrifikasi global, dan produksi kendaraan listrik (EV) dengan meyakinkan mengimbangi kelemahan di sektor surya.

Kembalinya Investor: ETF dan Batangan sebagai Pendorong Utama

Sementara pertumbuhan industri terhenti di beberapa area, permintaan investasi kembali mengambil kendali. Dan di sinilah dampaknya menjadi eksplosif bagi pasar fisik:

  • ETF menyedot likuiditas dari pasar: menyusul arus masuk rekor tahun lalu, arus masuk ke ETF global sekitar 30 juta ons juga diperkirakan pada tahun berjalan. Ini mungkin terdengar moderat, tetapi memiliki efek pengungkit yang sangat besar: setiap arus masuk menarik material fisik dari pasar dan secara langsung memperparah kelangkaan.
  • Serbuan koin dan batangan: permintaan produk investasi fisik diperkirakan naik 18% pada 2026, mencapai level tertinggi sejak 2022.

 

Kesimpulan: Pasar Penuh Hambatan

Pasar perak berada di titik balik yang menentukan. Efek khusus jangka pendek—seperti produksi surya Tiongkok yang dipercepat—bertindak sebagai akseleran pada defisit struktural yang mendalam. Selama produksi tambang stagnan, permintaan investasi meningkat secara paralel, dan stok fisik terus menyusut, perak tetap menjadi pasar yang sangat eksplosif. Bagi investor yang sudah memiliki posisi, ketatnya pasokan fundamental ini berarti lingkungan di mana lonjakan harga kemungkinan besar akan menjadi hal yang lazim, bukan pengecualian, dalam waktu dekat.

Sumber:

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Pasar Perak Menjelang Lonjakan Harga? Impor Rekor Tiongkok Bertemu Persediaan yang Ketat - Shanghai Metals Market (SMM)