
Berdasarkan riset SMM, pada pekan 20 hingga 24 April 2026, harga ekspor baja tahan karat Indonesia mengikuti tren stabil kemudian melonjak. Meskipun penawaran harga tetap stabil di awal pekan karena kehati-hatian pasar yang berlaku, harga secara kolektif naik sebesar USD30/mt pada hari Jumat (24 April). Kenaikan ini didorong oleh naiknya harga bijih nikel yang mendorong biaya produksi NPI (Nickel Pig Iron) lebih tinggi, sehingga mengangkat harga FOB Indonesia seri 300. Khususnya, didorong oleh kenaikan biaya molibdenum global, harga seri 316 kini mendekati ambang batas USD4.000/mt.

Gambar 1: Tinjauan Harga Baja Tahan Karat FOB Indonesia 304 pada April

Gambar 2: Tinjauan Harga Baja Tahan Karat FOB Indonesia 316 pada April
Momentum kenaikan harga baja tahan karat luar negeri berasal dari pengetatan struktural di sisi bahan baku. Implementasi resmi Formula Harga Patokan Mineral (HPM) bijih nikel Indonesia yang baru, ditambah dengan pengumuman penghentian operasi untuk pemeliharaan di tambang nikel besar Indonesia mulai Mei, telah menyebabkan pengetatan pasokan bijih secara tiba-tiba. Kelangkaan pasokan ini merambat ke sepanjang rantai nilai, menopang kuotasi NPI yang kuat dan secara langsung menaikkan biaya produksi baja bagi pabrik.
Di sisi permintaan, pasar hilir Asia Tenggara saat ini berada dalam fase pengurasan persediaan. Pabrik hulu mempertahankan sikap kuat dalam penetapan harga, mendorong kenaikan lebih lanjut menjelang akhir pekan. Sebaliknya, pembeli hilir tetap resisten terhadap level harga tinggi ini, membatasi pengadaan hanya untuk kebutuhan mendesak. Menurut riset SMM, harga baja tahan karat DDP 304 lokal cold-rolled coil (CRC) di Malaysia saat ini berkisar antara RM 9,50 hingga RM 10,50/kg.
Pasar Eropa menyaksikan sedikit tren restocking defensif. Pendorong utamanya adalah akan berakhirnya TRQ (Tariff Rate Quota) UE saat ini pada 30 Juni. Mulai 1 Juli, kebijakan terbaru diperkirakan akan memangkas kuota hampir separuh dan potensi tarif pajak berlipat ganda. Untuk melindungi diri dari risiko tarif tinggi di paruh kedua tahun ini, pedagang Eropa baru-baru ini memusatkan pembelian pada kargo yang tiba sebelum akhir Juni, memicu penumpukan persediaan kontra-musiman. SMM melaporkan bahwa harga DDP 304 CRC lokal di Eropa berkisar antara €2.700 hingga €2.900/mt.
Aktivitas pasar di Taiwan, Tiongkok tetap relatif lesu, dengan pembeli memprioritaskan konsumsi stok yang ada dan menunjukkan sedikit minat untuk restocking. Meskipun pabrik hulu terus menaikkan harga ex-factory April, mendorong harga 304 CRC lokal ke kisaran NT$ 69.300 hingga NT$ 74.000/mt, sentimen wait-and-see di kalangan pembeli hilir telah mengalahkan kebutuhan pengisian ulang stok setelah harga mencapai titik tertinggi historis, sehingga secara signifikan membatasi likuiditas pasar.
Dinamika transaksi keseluruhan pekan ini mencerminkan ketidakseimbangan yang mencolok antara sektor hulu dan hilir. Pabrik hulu, didorong oleh tekanan biaya, tetap teguh dalam strategi penetapan harga mereka, sementara pembeli hilir mempertahankan sikap hati-hati, berpegang pada pembelian hanya untuk kebutuhan esensial.
Mengingat harga daftar Mei telah dirilis dan pabrik tetap teguh dalam penetapan harga, ditambah dengan permintaan lindung nilai yang didorong kebijakan menjelang 30 Juni di Eropa, harga luar negeri diperkirakan akan tetap tinggi dalam jangka pendek. SMM memperkirakan kuotasi baja tahan karat luar negeri akan terus berfluktuasi dalam kisaran tinggi.
![[Analisis SMM] Rebound Pasca-Libur Angkat Harga Futures Baja Tahan Karat Tiongkok, Namun Pasar Fisik Menunjukkan Kehati-hatian](https://imgqn.smm.cn/production/admin/votes/imagesrepls20260424190409.jpeg)

![[SMM Flash] Pembaruan Pasar Terbaru Sulfur Indonesia](https://imgqn.smm.cn/usercenter/HfIIS20251217171709.jpg)
