Pada awal April, rantai industri memiliki sentimen bullish yang kuat, dengan produsen menunjukkan keengganan menjual yang jelas. Pasokan yang tersedia di pasar tetap ketat, perusahaan pengguna akhir melakukan stok lebih awal, dan transaksi pasar secara keseluruhan berlangsung kuat. Ditambah dengan meningkatnya permintaan spekulatif dan kemauan pedagang untuk menimbun barang yang semakin besar, harga magnesium naik secara bertahap. Pada pertengahan hingga akhir April, didorong oleh kekhawatiran terhadap harga tinggi, pengadaan pengguna akhir melambat. Sementara itu, produsen melakukan panic selling, menyebabkan penurunan harga pasar secara bertahap dan terus-menerus.

Kenaikan Simultan Output Magnesium Primer dan Paduan Magnesium – Pertumbuhan Pasokan Jauh Melampaui Permintaan Analisis Tekanan terhadap Kenaikan Harga Magnesium
Mengambil contoh output magnesium primer dan paduan magnesium pada Maret 2026:
- Output magnesium primer pada Maret 2026 meningkat 25.100 ton secara year-on-year.
- Output paduan magnesium pada Maret 2026 naik 22.900 ton secara year-on-year.
Berdasarkan rasio rata-rata penambahan skrap sebesar 29,3% dan rasio penambahan elemen paduan sebesar 10% untuk paduan magnesium, permintaan magnesium primer dari sektor paduan magnesium pada Maret 2026 diperkirakan sebesar 13.900 ton. Ketidaksesuaian pasokan-permintaan dan ekspansi buta di kedua sisi pasokan dan permintaan menciptakan estimasi kesenjangan permintaan sebesar 11.200 ton. Terpengaruh oleh hal ini, harga magnesium mengalami lonjakan berulang yang didorong oleh sentimen spekulatif dan restocking pengguna akhir, namun sulit bertahan di level tinggi, menghasilkan tren sideways dalam kisaran sempit.

Permintaan Ekspor Tradisional Magnesium Primer Terhambat dalam Jangka Pendek Permintaan Paduan Magnesium Saja Tidak Mampu Menopang Pasar
Sejak 2026, bea cukai terus memperkuat penindakan terhadap praktik ekspor yang tidak sesuai ketentuan yang melibatkan produk magnesium. Sementara itu, pengawasan terhadap zat yang mengandung magnesium yang berpotensi tunduk pada kontrol ekspor barang penggunaan ganda, sebagaimana disebutkan dalam kebijakan terkait tahun 2024, juga semakin diperketat.
Baru-baru ini, semua kapal yang mengangkut zat mengandung magnesium diwajibkan menyediakan sertifikat inspeksi kualitas yang membuktikan bahwa barang tersebut tidak termasuk dalam kategori barang penggunaan ganda yang ditetapkan dalam dokumen kebijakan sebelum mendapat izin keberangkatan. Langkah ini telah mengirimkan sinyal pengetatan yang jelas ke pasar ekspor magnesium, dan pengawasan diperkirakan akan semakin intensif ke depannya.
Di pasar ingot magnesium saat ini, ekspor tetap menjadi pilar konsumsi utama untuk magnesium primer. Namun, pengawasan bea cukai yang semakin ketat telah meningkatkan risiko ekspor secara signifikan bagi pedagang perdagangan luar negeri. Demi kehati-hatian, sebagian pedagang telah memperlambat laju pemenuhan pesanan ekspor. Ditambah dengan psikologi pasar "beli saat naik, tidak saat turun", pedagang umumnya menunda rencana pembelian, menyebabkan permintaan eksternal jangka pendek melemah.
Sentimen Spekulatif Memperbesar Volatilitas Harga Magnesium Pasar Menunggu Kembalinya Rasionalitas
Seiring proyek paduan magnesium mulai beroperasi satu per satu, modal sosial mempercepat masuknya ke sektor ini. Pada awal April, sentimen bullish yang kuat dan transaksi aktif mendorong kenaikan harga magnesium yang cepat. Namun setelah mencapai level tertinggi, momentum kenaikan memudar. Persediaan berbiaya rendah yang sebelumnya terakumulasi dijual secara massal dengan harga lebih rendah, mendorong harga magnesium ke dalam spiral penurunan dan menyebarkan kepanikan.
Selain itu, pabrik peleburan menghadapi tekanan ganda dari pendanaan dan persediaan, menyebabkan kuotasi pasar terus turun dan mengunci sektor ini dalam siklus persaingan harga yang merugikan.
Pola Pasokan Kuat–Permintaan Lemah Terbentuk di Pasar Magnesium Ke Mana Arah Harga Magnesium Selanjutnya?
Didorong oleh margin keuntungan, tingkat utilisasi pabrik peleburan magnesium primer terus meningkat pada April. Output magnesium primer nasional pada April diperkirakan kembali mencapai rekor tertinggi, dengan peningkatan month-on-month lebih dari 4.000 ton dibandingkan Maret, semakin memperkuat pola pasokan kuat–permintaan lemah. Lonjakan permintaan paduan magnesium yang berarti belum terwujud.
Secara keseluruhan, pasar diperkirakan tetap lemah dalam jangka pendek. Namun, level harga saat ini secara bertahap mendekati titik impas bagi pabrik peleburan magnesium primer, yang mungkin memilih untuk melakukan pemeliharaan atau menghentikan produksi. SMM akan memantau secara ketat tingkat utilisasi pabrik peleburan magnesium primer di wilayah produksi utama secara tepat waktu.
![[Analisis Magnesium SMM] Ekspor Magnesium Tiongkok Melonjak pada Maret, Didorong oleh Penimbunan Stok dan Pengiriman Pasca-Liburan](https://imgqn.smm.cn/usercenter/OGmeJ20251217171722.jpeg)

![[Analisis Magnesium SMM] Pasar Magnesium Tiongkok Mengalami Divergensi seiring Pengetatan Kontrol Ekspor dan Pelemahan Harga Domestik](https://imgqn.smm.cn/usercenter/mLwgx20251217171723.jpeg)
