CoreX Holding Mengakuisisi Tambang Tembaga Carajás Milik BHP di Brasil Senilai $465 Juta, Berganti Nama Menjadi CoreX Copper Brazil

Telah Terbit: Apr 22, 2026 21:26
CoreX Holding menyelesaikan akuisisi aset tambang tembaga Carajás milik BHP di Brasil dengan total nilai transaksi sebesar $465 juta ($240 juta dibayarkan saat penutupan, dan sisanya $225 juta sebagai imbalan kontinjensi). Aset tersebut mencakup tambang bawah tanah yang beroperasi, pabrik pengolahan, dan proyek eksplorasi, dengan total area sekitar 1.800 kilometer persegi, serta telah dikonsolidasikan dan diberi merek ulang menjadi "CoreX Copper Brazil." Transaksi ini terbatas pada perubahan ekuitas dan merek. Sejak penutupan pada 2 April 2026, operasi, kontrak, izin, dan kemitraan di Brasil tetap tidak berubah.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Harga Tembaga Dekati Rekor Tertinggi Akibat Pasokan Ketat dan Permintaan Kuat
14 jam yang lalu
Harga Tembaga Dekati Rekor Tertinggi Akibat Pasokan Ketat dan Permintaan Kuat
Baca Selengkapnya
Harga Tembaga Dekati Rekor Tertinggi Akibat Pasokan Ketat dan Permintaan Kuat
Harga Tembaga Dekati Rekor Tertinggi Akibat Pasokan Ketat dan Permintaan Kuat
Harga tembaga naik mendekati rekor penutupan tertinggi karena pasokan fisik yang semakin ketat terus mendukung pasar bersama dengan permintaan jangka panjang yang tangguh. Kontrak tembaga tiga bulan London Metal Exchange (LME) menguat karena aliran logam yang berkelanjutan ke Amerika Serikat dan peningkatan aktivitas pembelian dari China mengurangi ketersediaan tembaga di wilayah lain. Volume besar tembaga rafinasi telah dikirim ke AS tahun ini karena para pedagang memposisikan diri menjelang kemungkinan keputusan mengenai tarif impor tembaga rafinasi. Pada saat yang sama, aktivitas pembelian yang lebih kuat dari China telah meningkatkan persaingan untuk bahan yang tersedia, semakin memperketat pasar fisik. Perkembangan ini telah berkontribusi pada kenaikan harga tembaga sekitar 14% sejak awal tahun 2026, melanjutkan tren kenaikan tahunan selama tiga tahun berturut-turut. Di luar ketatnya pasokan jangka pendek, pasar terus didukung oleh permintaan jangka panjang dari infrastruktur listrik, energi terbarukan, kendaraan listrik, dan pusat data terkait kecerdasan buatan. Namun, menurunnya kadar bijih pada operasi yang ada serta meningkatnya biaya dan kompleksitas pengembangan tambang baru terus membatasi pertumbuhan pasokan di masa depan. Kenaikan harga terbaru menyoroti pasar yang semakin dipengaruhi oleh keterbatasan pasokan fisik, bukan hanya permintaan. Dengan persediaan yang tetap ketat dan pasokan tambang baru yang kesulitan mengimbangi pertumbuhan konsumsi jangka panjang, kekuatan harga yang berkelanjutan dapat terus mendukung investasi dalam perluasan tambang, pengembangan kembali lahan bekas tambang, dan kapasitas pengolahan tembaga domestik.
14 jam yang lalu
Supply-Demand Imbalance Intensifies in China, Blister Copper and Copper Anode RCs Plummet to Yearly Lows [SMM Analysis]
17 jam yang lalu
Supply-Demand Imbalance Intensifies in China, Blister Copper and Copper Anode RCs Plummet to Yearly Lows [SMM Analysis]
Baca Selengkapnya
Supply-Demand Imbalance Intensifies in China, Blister Copper and Copper Anode RCs Plummet to Yearly Lows [SMM Analysis]
Supply-Demand Imbalance Intensifies in China, Blister Copper and Copper Anode RCs Plummet to Yearly Lows [SMM Analysis]
SMM Analysis: The supply-demand imbalance in the market continued to worsen. As of August 7, with all SMM RCs having fallen to their lowest points of the year...
17 jam yang lalu
Japan's Copper Raw Material Procurement System Integration Delayed; PPC New Company Plan Postponed to February 2027 Operation [SMM Analysis]
17 jam yang lalu
Japan's Copper Raw Material Procurement System Integration Delayed; PPC New Company Plan Postponed to February 2027 Operation [SMM Analysis]
Baca Selengkapnya
Japan's Copper Raw Material Procurement System Integration Delayed; PPC New Company Plan Postponed to February 2027 Operation [SMM Analysis]
Japan's Copper Raw Material Procurement System Integration Delayed; PPC New Company Plan Postponed to February 2027 Operation [SMM Analysis]
[Deep Seismic Risks Emerge, Codelco Suspends Andes Norte Expansion Project at El Teniente Copper Mine] Codelco temporarily suspended development and construction activities at the Andes Norte project of the El Teniente copper mine due to potential new-type seismic risks emerging in deep areas, while other production areas of the mine remain in operation. The company will further strengthen seismic monitoring and technical assessment and has not yet announced a resumption time. Andes Norte is an important project for the deep resource succession of El Teniente. This suspension may increase uncertainty over the mine’s medium and long-term production recovery and the commissioning of deep projects.
17 jam yang lalu
CoreX Holding menyelesaikan akuisisi aset tambang tembaga Carajás mili - Shanghai Metals Market (SMM)