BYD Puncaki Peringkat Inovasi Otomotif Global, Produsen Mobil Tiongkok Pertama yang Memimpin Sejak 2005

Telah Terbit: Apr 22, 2026 11:13

Pada 21 April (waktu setempat), Center of Automotive Management (CAM) merilis "Automotive Innovation Report 2026". Produsen otomotif Tiongkok BYD menempati peringkat pertama dalam peringkat inovasi otomotif global dengan 157 poin, melampaui pemimpin tahun lalu Volkswagen (143 poin). Mercedes-Benz berada di posisi ketiga dengan 134 poin.

XPeng menempati peringkat keempat dengan 128 poin, diikuti oleh BMW dan Geely Group di posisi kelima dan keenam. Renault, Toyota, General Motors, dan Hyundai juga masuk dalam sepuluh besar.

Ini merupakan pertama kalinya sejak diluncurkannya "Automotive Innovation Study" pada 2005 bahwa produsen otomotif Tiongkok menduduki posisi teratas.

Menurut CAM, peringkat ini mengevaluasi produsen otomotif berdasarkan kinerja mereka dalam elektrifikasi, teknologi cerdas, dan kemampuan inovasi secara keseluruhan.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Korea Selatan memisahkan kepemilikan kendaraan listrik dan baterai
7 jam yang lalu
Korea Selatan memisahkan kepemilikan kendaraan listrik dan baterai
Read More
Korea Selatan memisahkan kepemilikan kendaraan listrik dan baterai
Korea Selatan memisahkan kepemilikan kendaraan listrik dan baterai
Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi mengumumkan pada 11 Mei bahwa Komite Inovasi Mobilitas ke-8 telah menyetujui 16 agenda, termasuk demonstrasi "layanan berlangganan baterai EV" dan "pengoperasian kendaraan di kota demonstrasi kendaraan otonom Gwangju." Konsumen Korea Selatan akan dapat membeli hanya bodi kendaraan listrik dan menyewa baterai yang mahal secara terpisah. Selain itu, 200 kendaraan otonom yang akan dikerahkan di kota demonstrasi kendaraan otonom Gwangju akan memenuhi syarat untuk mengajukan izin operasi sementara tanpa melalui proses sertifikasi mandiri.
7 jam yang lalu
KOTRA mendukung masuknya perusahaan baterai Korea ke pasar Tiongkok
7 jam yang lalu
KOTRA mendukung masuknya perusahaan baterai Korea ke pasar Tiongkok
Read More
KOTRA mendukung masuknya perusahaan baterai Korea ke pasar Tiongkok
KOTRA mendukung masuknya perusahaan baterai Korea ke pasar Tiongkok
Menurut pemerintah pada 10 Mei, KOTRA akan mengadakan Konsultasi Ekspor Baterai Sekunder Korea-Tiongkok dan Pertemuan Bisnis Online di Shenzhen, Tiongkok, dari 13 Mei hingga 19 Juni. Acara ini terkait dengan China International Battery Fair (CIBF 2026) yang akan diselenggarakan di Shenzhen.
7 jam yang lalu
WCP mempersempit rugi operasional Q1 sebesar 32,6% YoY menjadi 20,5 miliar KRW
7 jam yang lalu
WCP mempersempit rugi operasional Q1 sebesar 32,6% YoY menjadi 20,5 miliar KRW
Read More
WCP mempersempit rugi operasional Q1 sebesar 32,6% YoY menjadi 20,5 miliar KRW
WCP mempersempit rugi operasional Q1 sebesar 32,6% YoY menjadi 20,5 miliar KRW
WCP mengumumkan pada 11 Mei bahwa perusahaan membukukan pendapatan konsolidasi sebesar 42,8 miliar KRW, rugi operasional 20,5 miliar KRW, dan rugi bersih 48,4 miliar KRW untuk kuartal pertama tahun ini. Pendapatan meningkat 26,5% secara tahunan, sementara rugi operasional menyempit 32,6%. Namun, rugi bersih melebar 45,4%. Dibandingkan kuartal sebelumnya, pendapatan naik 57,9%, sementara rugi operasional menyempit 49% dan rugi bersih turun 11,4%.
7 jam yang lalu