[SMM Kilasan Pasar Nikel] CREA: Baja Tahan Karat Masih Mendominasi Permintaan Nikel Indonesia

Telah Terbit: Apr 21, 2026 13:56
Menurut laporan Centre for Research on Energy and Clean Air (CREA), baja tahan karat tetap menjadi sektor penggunaan akhir utama bagi nikel Indonesia meskipun upaya pemasaran "nikel hijau" terus berlangsung. Laporan tersebut menyebutkan 83% produksi nikel Indonesia diperkirakan akan digunakan untuk baja tahan karat pada 2025, dibandingkan hanya 17% untuk baterai kendaraan listrik. Pada 2030, baja tahan karat masih diproyeksikan menyumbang 51% permintaan nikel, di atas 18% yang diperkirakan untuk sektor baterai, menggarisbawahi dominasi berkelanjutan baja tahan karat dalam struktur permintaan nikel Indonesia.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Menurut laporan Centre for Research on Energy and Clean Air (CREA), ba - Shanghai Metals Market (SMM)