[SMM Aluminum Express News] Asosiasi Bauksit Indonesia (ABI) memperingatkan potensi ketidakseimbangan antara pasokan bauksit domestik dan ekspansi kapasitas pemurnian alumina yang pesat.
Ketua Ronald Sulistyanto mengatakan bahwa asosiasi menyebutkan pasokan bauksit domestik tahunan idealnya tidak melebihi 40 juta ton, dan kapasitas produksi alumina sebesar 12–15 juta ton per tahun (maksimal 7 smelter). Ia mencatat bahwa saat ini terdapat 4 smelter alumina yang beroperasi. Masalah terbesar menurut Ronald adalah ketidakpatuhan yang meluas terhadap Harga Patokan Mineral (HPM) oleh pelaku hilir, yang merugikan margin penambang hulu. Sebagai solusi, ABI mengusulkan sistem penguncian transaksi digital yang secara otomatis akan memblokir pembayaran jika harga jatuh di bawah HPM resmi.



