Pada 21 April 2026 (waktu Beijing), Rio Tinto merilis laporan produksi dan penjualan Q1:
Produksi: Produksi bijih besi Pilbara pada Q1 sebesar 78,8 juta mt, turun 12,15% QoQ dan naik 13% YoY.
Pengiriman: Pengiriman bijih besi Pilbara pada Q1 sebesar 72,4 juta mt, turun 20,70% QoQ dan naik 2% YoY.
Selain itu, Iron Ore Company of Canada (IOC) melaporkan total produksi konsentrat pelet sebesar 2 juta mt pada Q1, turun 9,1% QoQ dan turun 13% YoY (berdasarkan kepemilikan ekuitas Rio Tinto). Tambang Simandou memproduksi total 300.000 mt bijih besi pada Q1 (berdasarkan kepemilikan ekuitas Rio Tinto).
Sementara itu, Rio Tinto mempertahankan panduan pengiriman bijih besi Pilbara 2026 (basis 100%) pada 323-338 juta mt.




