Impor Skrap Aluminium Tiongkok Naik 7,5% YoY pada Maret 2026, Thailand Pemasok Utama

Telah Terbit: Apr 20, 2026 10:31
Berdasarkan data bea cukai terbaru, impor skrap aluminium Tiongkok pada Maret 2026 mencapai sekitar 197.300 mt, naik 7,5% YoY. Impor kumulatif dari Januari hingga Maret 2026 mencapai 526.300 mt, naik 3,9% YoY. Dari segi sumber impor, sumber utama impor skrap aluminium Tiongkok pada Maret meliputi Thailand, Inggris, Jepang, AS, Australia, serta negara dan wilayah lainnya, di mana Thailand menyumbang 21,1% dari total impor skrap aluminium Tiongkok.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
"Proyek Aluminium 450.000 Ton Vietnam Dak Nong: Cangkang Bawah Fase I Lolos Inspeksi, Memastikan Penyelesaian Tepat Waktu"
48 menit yang lalu
"Proyek Aluminium 450.000 Ton Vietnam Dak Nong: Cangkang Bawah Fase I Lolos Inspeksi, Memastikan Penyelesaian Tepat Waktu"
Read More
"Proyek Aluminium 450.000 Ton Vietnam Dak Nong: Cangkang Bawah Fase I Lolos Inspeksi, Memastikan Penyelesaian Tepat Waktu"
"Proyek Aluminium 450.000 Ton Vietnam Dak Nong: Cangkang Bawah Fase I Lolos Inspeksi, Memastikan Penyelesaian Tepat Waktu"
Menurut sumber pasar, proyek aluminium berkapasitas 450.000 ton di Dak Nong, Vietnam baru-baru ini mencapai kemajuan tertentu, di mana cangkang bawah dari 112 sel elektrolisis pada proyek Fase I yang dikerjakan oleh perusahaan tersebut berhasil lolos inspeksi penerimaan keseluruhan. Keberhasilan penyelesaian tahap ini menandai terobosan bertahap dalam pembangunan bagian inti proyek, sehingga menjamin penyelesaian dan commissioning proyek sesuai jadwal.
48 menit yang lalu
Futures Paduan Aluminium 2606 Turun 1,10%, Harga Spot ADC12 Melemah di Tengah Permintaan yang Lesu
1 jam yang lalu
Futures Paduan Aluminium 2606 Turun 1,10%, Harga Spot ADC12 Melemah di Tengah Permintaan yang Lesu
Read More
Futures Paduan Aluminium 2606 Turun 1,10%, Harga Spot ADC12 Melemah di Tengah Permintaan yang Lesu
Futures Paduan Aluminium 2606 Turun 1,10%, Harga Spot ADC12 Melemah di Tengah Permintaan yang Lesu
[Tinjauan Harian Paduan Aluminium SMM] Kontrak berjangka paduan aluminium tuang 2606 yang paling aktif diperdagangkan ditutup pada 23.820 yuan/mt pada sesi tengah hari ini, turun 265 yuan/mt, penurunan sebesar 1,10%. Di pasar spot, harga pasar ADC12 secara umum diturunkan. Pembeli hilir terutama melakukan pengadaan just-in-time, dan transaksi lesu. Di bawah pola lemahnya penawaran dan permintaan di kedua sisi, pusat harga terus bergeser ke bawah. Ke depan, perlu diperhatikan tren harga aluminium dan perbaikan marjinal di sisi permintaan.
1 jam yang lalu
Canyon Resources Memulai Penambangan Uji Coba di Proyek Bauksit Minim Martap di Kamerun
3 jam yang lalu
Canyon Resources Memulai Penambangan Uji Coba di Proyek Bauksit Minim Martap di Kamerun
Read More
Canyon Resources Memulai Penambangan Uji Coba di Proyek Bauksit Minim Martap di Kamerun
Canyon Resources Memulai Penambangan Uji Coba di Proyek Bauksit Minim Martap di Kamerun
[SMM Aluminum Express News] Canyon Resources telah memobilisasi surface miner di Dataran Tinggi Daniel pada proyek bauksit Minim Martap di Kamerun. Operasi penambangan percobaan dijadwalkan dimulai bulan ini (April 2026). Produksi pertama tetap sesuai jadwal pada pertengahan Q2 2026. Pekerjaan peningkatan jalan angkut menuju Fasilitas Rel Pedalaman (IRF) berjalan sesuai rencana. Tujuh lokomotif pertama dikirim dari Tiongkok pada akhir Maret dan diperkirakan tiba di Pelabuhan Douala pada akhir Q2 2026. Pengiriman percobaan bauksit perdana kini dijadwalkan pada Q3 2026, dengan pengiriman skala penuh ditargetkan pada Q4 2026. Diskusi masih berlangsung agar Canyon meningkatkan kepemilikan sahamnya di Camrail dari 9,1% menjadi lebih dari 20%, yang akan memperkuat kendalinya atas rantai logistik dari tambang ke pelabuhan.
3 jam yang lalu