Minggu ini, pasar penggantian baterai sepeda listrik dan otomotif berada dalam kondisi musim sepi tradisional. Dealer hanya melakukan pembelian sesuai kebutuhan, dan beberapa perusahaan melaporkan pesanan yang melemah serta produksi yang berkurang. Dari segi harga jual baterai, tidak ada promosi penjualan seperti yang biasa terlihat selama musim sepi pada tahun-tahun sebelumnya, terutama karena kenaikan biaya bahan baku. Selain kenaikan harga timbal, harga bahan pembantu lainnya juga cenderung naik. Khususnya, harga asam sulfat melonjak signifikan sejak akhir Maret, dengan harga asam sulfat grade peleburan naik lebih dari 50%, dan penawaran di beberapa wilayah mendekati 2.000 yuan/mt. Selain itu, harga timbal minggu ini turun terlebih dahulu kemudian naik. Di awal minggu, perusahaan hilir melakukan pembelian sesuai kebutuhan saat harga turun, dan transaksi pasar berjalan moderat. Di paruh kedua minggu, harga timbal naik, dan sebagian besar perusahaan hilir mengambil sikap wait-and-see dengan pembelian yang hati-hati, dengan transaksi pasar spot tetap lesu.
![Timbal SHFE Bergerak Sideways di Sekitar Moving Average Intraday, Mencatat Kenaikan Tiga Hari Berturut-turut [Ringkasan Futures Timbal]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/bAjSC20251217171721.jpg)
![Harga Timbal Turun Lalu Naik Selama Sepekan, Premi Timbal Sekunder Bergerak Divergen [Tinjauan Mingguan Timbal Rafinasi Sekunder SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/EhsCj20251217171721.jpeg)
![Penurunan Persediaan Bahan Baku Smelter Dikombinasikan dengan Pemulihan Harga Timbal Mendukung Harga Pembelian Aki Bekas [Tinjauan Mingguan Aki Bekas SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/qnyHQ20251217171721.jpeg)
