Pekan ini, pasar renium Tiongkok secara keseluruhan stabil di level tinggi, dengan karakteristik perdagangan pasar berupa "hulu menguji pengiriman, hilir utamanya menunggu dan mengamati, serta transaksi aktual tetap lemah." Tarik-menarik jangka pendek antara penjual dan pembeli semakin intensif. Industri berada dalam musim sepi tradisional, namun kekurangan struktural tetap berlanjut sehingga membatasi ruang penurunan. Harga renium diperkirakan akan bertahan di level tinggi ke depannya.
I. Harga Secara Umum Stabil
Pekan ini, fluktuasi harga pasar renium relatif kecil, perdagangan lesu, partisipasi pasar tampak terpecah, dan produsen mempertahankan jadwal produksi industri normal dengan penawaran harga yang pada dasarnya stabil. Pelaku ritel sebagian besar melakukan penyelidikan dan membeli saat harga turun, dengan kemauan rendah untuk membeli di harga tinggi, dan transaksi aktual jarang terjadi. Pasar amonium perenat melanjutkan kebuntuan dari periode sebelumnya. Beberapa putaran tender sebelumnya gagal karena perusahaan bahan baku memiliki kemauan rendah untuk menjual di harga rendah, dan transaksi tetap lesu.
II. Tarik-Menarik Pasokan-Permintaan Hulu-Hilir
Sikap mempertahankan harga di hulu mulai melonggar, dengan pengiriman volume kecil untuk menguji pasar. Sebelumnya, pasar renium mengalami kebuntuan berkepanjangan antara hulu dan hilir. Pemasok bahan baku hulu umumnya mempertahankan harga tetap tinggi dan menahan penjualan, ditambah dengan rigiditas pasokan renium sebagai produk sampingan dari peleburan tembaga-molibdenum, menjaga pasokan yang dapat diperdagangkan tetap ketat. Namun pekan ini, pola ini mulai melonggar. Sebagian besar pemasok bahan baku mengubah strategi, memilih melepas volume kecil untuk menguji kapasitas penyerapan pasar. Pasokan amonium perenat dan renium logam yang dapat diperdagangkan sedikit meningkat, tetapi pengiriman secara keseluruhan tetap terkendali, tanpa aksi jual terkonsentrasi yang teramati.
Pengisian ulang stok hilir telah selesai, dengan sikap menunggu dan mengamati yang mendominasi serta penolakan terhadap harga tinggi. Perusahaan hilir memiliki permintaan rigid yang stabil, tetapi kemauan pembelian lemah. Hal ini terutama karena peluncuran pesanan di awal tahun mendorong permintaan yang relatif kuat, memicu pengisian ulang stok hilir secara terkonsentrasi, dan persediaan bahan baku sebagian besar perusahaan mampu menopang produksi jangka pendek. Menghadapi harga tinggi amonium perenat, pelaku hilir enggan membeli di level tinggi. Oleh karena itu, sentimen wait-and-see menguat di pasar, dengan beberapa perusahaan belum memiliki rencana restocking untuk sementara waktu, menunggu koreksi harga.
III. Prospek Pasar: Berfluktuasi di Level Tinggi dengan Ruang Penurunan Terbatas
Dalam jangka pendek, tarik-menarik antara penjual dan pembeli di pasar renium diperkirakan akan berlanjut, dengan ruang penurunan harga yang terbatas. Pengiriman hulu tetap terkendali dan rigiditas pasokan masih utuh. Permintaan rigid hilir stabil, dan meskipun ada resistensi terhadap harga tinggi, keinginan untuk restocking di harga lebih rendah tetap ada. Ditambah dengan dukungan kelangkaan struktural, harga renium lebih cenderung naik daripada turun.
![[Analisis SMM] Nikel Ore Indonesia Dorong Harga Futures Naik, Persediaan Baja Tahan Karat Terus Mengalami Destocking Ringan](https://imgqn.smm.cn/usercenter/TdoSs20251217171724.jpeg)

![Pasar Magnesium Melemah dengan Penurunan Harga, Perdagangan Luar Negeri Melawan Tren dengan Kenaikan Harga Akibat Dampak Kebijakan [Tinjauan Mingguan Magnesium SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/EutUV20251217171724.jpeg)
