[SMM Kilat Baja Tahan Karat] Safeguard Baja UE Tercapai di Tengah Perombakan Harga Nikel Indonesia

Telah Terbit: Apr 17, 2026 09:44
UE mencapai kesepakatan trilogue mengenai safeguard baja baru, yang mencakup kuota 18,3 juta ton, tarif 50% di luar kuota, dan aturan "melt-and-pour". Namun, para kritikus menyoroti celah untuk slab dan potensi masalah kepatuhan terhadap WTO. Secara bersamaan, perombakan total arsitektur penetapan harga nikel Indonesia diperkirakan akan menaikkan biaya produksi hilir untuk baja tahan karat dan kendaraan listrik lebih dari 12%. Menyusul perubahan ini, logam dasar melonjak di LME maupun SHFE, dengan nikel memimpin kenaikan hampir 4%. Volatilitas pasar tetap tinggi seiring industri beradaptasi terhadap kenaikan biaya struktural dan hambatan perdagangan ini.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Nickel Midday Review] Pada 20 Agustus, nikel SHFE kembali ke level 130.000 yuan/mt, dan Departemen Keuangan AS mengumumkan perluasan skala pembelian kembali obligasi Treasury jangka panjang nominal AS.
31 menit yang lalu
[SMM Nickel Midday Review] Pada 20 Agustus, nikel SHFE kembali ke level 130.000 yuan/mt, dan Departemen Keuangan AS mengumumkan perluasan skala pembelian kembali obligasi Treasury jangka panjang nominal AS.
Baca Selengkapnya
[SMM Nickel Midday Review] Pada 20 Agustus, nikel SHFE kembali ke level 130.000 yuan/mt, dan Departemen Keuangan AS mengumumkan perluasan skala pembelian kembali obligasi Treasury jangka panjang nominal AS.
[SMM Nickel Midday Review] Pada 20 Agustus, nikel SHFE kembali ke level 130.000 yuan/mt, dan Departemen Keuangan AS mengumumkan perluasan skala pembelian kembali obligasi Treasury jangka panjang nominal AS.
31 menit yang lalu
[Ulasan Harian SMM Nikel Sulfat] 20 Agustus: Perdagangan di Pasar Pesanan Spot Lesu, Harga Nikel Sulfat Tetap Stabil
32 menit yang lalu
[Ulasan Harian SMM Nikel Sulfat] 20 Agustus: Perdagangan di Pasar Pesanan Spot Lesu, Harga Nikel Sulfat Tetap Stabil
Baca Selengkapnya
[Ulasan Harian SMM Nikel Sulfat] 20 Agustus: Perdagangan di Pasar Pesanan Spot Lesu, Harga Nikel Sulfat Tetap Stabil
[Ulasan Harian SMM Nikel Sulfat] 20 Agustus: Perdagangan di Pasar Pesanan Spot Lesu, Harga Nikel Sulfat Tetap Stabil
Pada tanggal 20 Agustus, harga rata-rata SMM untuk nikel sulfat kelas baterai tetap stabil.
32 menit yang lalu
[SMM Nickel Flash News] ESDM Mulai Menyetujui RKAB Nikel dan Batu Bara, Persetujuan Awal Mencakup Puluhan Perusahaan
1 jam yang lalu
[SMM Nickel Flash News] ESDM Mulai Menyetujui RKAB Nikel dan Batu Bara, Persetujuan Awal Mencakup Puluhan Perusahaan
Baca Selengkapnya
[SMM Nickel Flash News] ESDM Mulai Menyetujui RKAB Nikel dan Batu Bara, Persetujuan Awal Mencakup Puluhan Perusahaan
[SMM Nickel Flash News] ESDM Mulai Menyetujui RKAB Nikel dan Batu Bara, Persetujuan Awal Mencakup Puluhan Perusahaan
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia mulai menyetujui pengajuan revisi RKAB 2026 untuk nikel dan batu bara, dengan persetujuan dilaporkan mencapai puluhan perusahaan. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara ESDM Tri Winarno mengatakan, sejumlah perusahaan tambang nikel yang sebelumnya menghentikan operasi akibat kendala RKAB kini diizinkan kembali berproduksi. Kuota tambahan bijih nikel yang disetujui belum diungkapkan, sehingga dampak nyata terhadap pasokan bijih nikel Indonesia masih belum jelas. ESDM sebelumnya mengindikasikan bahwa revisi RKAB akan dilakukan secara selektif, terutama untuk mengatasi kekurangan bijih di smelter, bukan merupakan peningkatan kuota tambang secara luas.
1 jam yang lalu