[SMM Kilat Baja Tahan Karat] Formula Penetapan Harga Nikel Baru Indonesia Akan Menaikkan Biaya Sektor Baja Tahan Karat

Telah Terbit: Apr 16, 2026 17:43
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia merevisi formula HPM bijih nikel pada Kuartal 2 tahun 2026, dengan menaikkan faktor penyesuaian secara signifikan serta untuk pertama kalinya memasukkan kobalt, besi, dan kromium dalam penetapan harga. Perubahan ini akan meningkatkan harga dasar di semua kadar, terutama untuk bijih kadar rendah yang digunakan dalam hidrometalurgi, sehingga memberikan tekanan biaya besar pada industri baja tahan karat dan energi baru. Pasokan tetap ketat akibat tertundanya persetujuan kuota penambangan dan meningkatnya biaya pemurnian. Menyusul sinyal kebijakan tersebut, harga nikel berjangka internasional telah menembus level resistensi utama. Para analis menilai bahwa tingginya biaya bahan baku dapat menjadi norma baru, dengan potensi kenaikan harga lebih lanjut jika produksi nikel olahan menurun atau dampak kebijakan melampaui ekspektasi pasar.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia merevisi f - Shanghai Metals Market (SMM)