【SMM Flash News】Kuota RKAB 2026 PT Vale Indonesia Jauh di Bawah Target untuk Bahodopi dan Pomalaa

Telah Terbit: Apr 16, 2026 17:12
PT Vale Indonesia (INCO) melaporkan selisih besar antara kuota RKAB 2026 yang disetujui dengan target internalnya. Tambang Bahodopi memperoleh kuota 2,31 juta ton (74% di bawah target), sementara Pomalaa menerima 5,8 juta ton (68% di bawah target). CEO Bernardus Irmanto menyatakan bahwa kuota Pomalaa masih kurang dari kebutuhan 7 juta ton untuk rencana peluncuran smelter pada Agustus 2026. Ditambah dengan penurunan 6% pada target nikel matte Sorowako (67.645 ton) akibat pemeliharaan tungku, INCO menghadapi kendala pasokan yang semakin ketat dalam peta jalan 2026-nya.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn