Kebakaran Kilang Australia Picu Kekhawatiran Pasokan Bijih Seng, Mendorong Harga Seng Naik

Telah Terbit: Apr 16, 2026 11:04
[Kebakaran Kilang Australia Picu Kekhawatiran Pasokan Bijih Seng] Menurut SMM, kebakaran terjadi di kilang Viva Energy di Geelong, Victoria, Australia, sekitar pukul 11 malam pada 15 April, menyebabkan penutupan sebagian. Kilang ini merupakan salah satu dari hanya dua kilang yang masih beroperasi di Australia, memasok sekitar 50% kebutuhan bahan bakar Victoria dan 10% dari total kebutuhan bahan bakar nasional. Mengingat ketidakpastian situasi produksi dan ketergantungan jangka panjang Australia terhadap impor diesel, insiden ini memicu kekhawatiran pasar terhadap pasokan bijih timbal dan seng Australia. Harga seng sempat melonjak di atas $3.400/mt. Perhatian selanjutnya akan tertuju pada kondisi produksi dan transportasi konsentrat seng Australia.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Perbaikan Sentimen Makro Mendorong Seng LME Naik [Risalah Rapat Pagi SMM]
4 jam yang lalu
Perbaikan Sentimen Makro Mendorong Seng LME Naik [Risalah Rapat Pagi SMM]
Read More
Perbaikan Sentimen Makro Mendorong Seng LME Naik [Risalah Rapat Pagi SMM]
Perbaikan Sentimen Makro Mendorong Seng LME Naik [Risalah Rapat Pagi SMM]
[Risalah Rapat Pagi SMM: Sentimen Makro Membaik, Seng LME Naik] Semalam, seng LME dibuka pada $3.340,5/mt. Di awal sesi, seng LME sempat turun ke titik terendah $3.336,5/mt. Selanjutnya, pihak bull meningkatkan posisi terbuka mereka, dan seng LME berfluktuasi naik sepanjang sesi, mencapai titik tertinggi $3.414/mt selama sesi malam, akhirnya ditutup naik pada $3.400/mt, naik $60/mt, kenaikan 1,8%. Volume perdagangan meningkat menjadi 12.425 lot, dan posisi terbuka naik 1.955 lot menjadi 217.000 lot.
4 jam yang lalu
LME Mendorong SHFE Naik, Pusat Harga Seng SHFE Bergeser ke Atas [Komentar Pagi Seng SMM]
4 jam yang lalu
LME Mendorong SHFE Naik, Pusat Harga Seng SHFE Bergeser ke Atas [Komentar Pagi Seng SMM]
Read More
LME Mendorong SHFE Naik, Pusat Harga Seng SHFE Bergeser ke Atas [Komentar Pagi Seng SMM]
LME Mendorong SHFE Naik, Pusat Harga Seng SHFE Bergeser ke Atas [Komentar Pagi Seng SMM]
[Komentar Pagi Seng SMM] Semalam, kontrak seng SHFE 2605 yang paling aktif diperdagangkan dibuka pada 23.850 yuan/mt, sempat turun ke level terendah 23.840 yuan/mt di awal sesi. Posisi jual kemudian mengurangi open interest mereka, dan pusat pergerakan seng SHFE bergeser naik ke level tertinggi 23.970 yuan/mt, akhirnya ditutup menguat di 23.900 yuan/mt, naik 185 yuan/mt atau 0,78%. Volume perdagangan turun menjadi 47.019 lot, dan open interest berkurang 1.040 lot menjadi 71.016 lot.
4 jam yang lalu
Bolivia Batalkan Proyek Seng Tiongkok Senilai $350 Juta di Oruro
15 jam yang lalu
Bolivia Batalkan Proyek Seng Tiongkok Senilai $350 Juta di Oruro
Read More
Bolivia Batalkan Proyek Seng Tiongkok Senilai $350 Juta di Oruro
Bolivia Batalkan Proyek Seng Tiongkok Senilai $350 Juta di Oruro
Pemerintah Bolivia baru-baru ini membatalkan proyek kilang seng senilai 350 juta dolar AS yang didukung Tiongkok di Oruro pada Januari 2026, dengan alasan penggelembungan harga yang parah dan pelanggaran kontrak oleh konsorsium ENFI–CRIG. Keputusan ini mencerminkan upaya yang lebih luas untuk mengatasi proyek-proyek bermasalah yang terkait dengan Tiongkok, termasuk mewajibkan perbaikan di pabrik baja Mutún senilai 546 juta dolar AS dan merespons masalah operasional di fasilitas timah Huanuni, yang hanya beroperasi pada 13% kapasitas.
15 jam yang lalu
[Kebakaran Kilang Australia Picu Kekhawatiran Pasokan Bijih Seng] Menu - Shanghai Metals Market (SMM)