Hari ini, kontrak tembaga BC paling aktif diperdagangkan 2605 dibuka pada 90.590 yuan/mt, menyentuh titik terendah 90.500 yuan/mt di awal sesi sebelum naik ke titik tertinggi 91.630 yuan/mt. Selama sesi perdagangan sore, harga tembaga berfluktuasi turun, akhirnya ditutup pada 90.750 yuan/mt, naik 0,98%. Open interest tercatat 6.656 lot, meningkat 190 lot dari hari perdagangan sebelumnya, dan volume perdagangan mencapai 6.238 lot, meningkat 1.223 lot dari hari perdagangan sebelumnya. Dari sisi makro, Trump mengatakan pembicaraan AS-Iran mungkin diadakan di Pakistan dalam dua hari ke depan. Pakistan menyerukan perpanjangan gencatan senjata 45 hari, dan kedua belah pihak sepakat melanjutkan negosiasi, meskipun waktu dan lokasi belum ditentukan. Sumber menyebutkan Iran mempertimbangkan untuk sementara menangguhkan pengiriman melalui Selat Hormuz guna memfasilitasi negosiasi, sementara militer AS tidak berencana menembak kapal tanker minyak Iran untuk saat ini. Israel dan Lebanon sepakat memulai negosiasi langsung. PPI AS bulan Maret tercatat 4%, di bawah ekspektasi 4,6%. Sentimen optimis atas pembicaraan damai AS-Iran, dikombinasikan dengan data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan, menekan indeks dolar AS, yang bersifat bullish bagi harga tembaga. Dari sisi fundamental, sisi pasokan, dipengaruhi oleh struktur pasar, pemasok lebih cenderung menahan posisi untuk pengiriman guna menangkap selisih harga antar kontrak berjangka, menyebabkan ketatnya sirkulasi kargo spot di pasar. Sisi permintaan, seiring harga tembaga kembali naik, pelaku pasar umumnya mengambil sikap wait-and-see, dengan pembelian yang semakin hati-hati.
Kontrak tembaga SHFE 2605 ditutup pada 102.090 yuan/mt. Berdasarkan harga kontrak tembaga BC 2605 sebesar 90.750 yuan/mt, harga setelah pajak adalah 102.548 yuan/mt. Selisih harga antara tembaga SHFE 2605 dan tembaga BC adalah -458 yuan/mt, menunjukkan spread terbalik yang melebar dibandingkan hari sebelumnya.



