Pada 15 April, harga rata-rata nikel sulfat kelas baterai SMM naik.
Dari sisi biaya, ekspektasi kenaikan biaya menyusul revisi formula HPM Indonesia terus bergulir, harga nikel bergerak lebih lanjut, dan biaya produksi langsung nikel sulfat mengalami rebound. Dari sisi pasokan, harga nikel, pembayaran MHP, dan harga bahan pembantu seperti asam sulfat semuanya tetap berada di level tinggi belakangan ini, dan harga penawaran pabrik peleburan garam nikel naik akibat kenaikan biaya. Dari sisi permintaan, karena permintaan hilir masih belum jelas dan beberapa produsen masih memiliki persediaan bahan baku, biaya hulu sulit diteruskan ke hilir, dan penerimaan terhadap harga garam nikel untuk sementara tidak menunjukkan peningkatan signifikan. Hari ini, Faktor Sentimen Keinginan Menjual pabrik peleburan garam nikel hulu adalah 1,8, faktor sentimen pengadaan pabrik prekursor hilir adalah 2,5, dan faktor sentimen perusahaan terintegrasi adalah 2,3 (data historis dapat diakses dengan masuk ke database).
Ke depan, sentimen perdagangan pertengahan bulan relatif lemah, dan perlu diperhatikan kondisi permintaan hilir serta kekuatan penerusan biaya ke hilir.
[Untuk informasi lebih lanjut, silakan berlangganan produk SMM Nickel Research Group: "Laporan Reguler Rantai Industri Nikel-Krom Baja Tahan Karat Tiongkok" dan "Laporan High-End Rantai Industri Nikel-Krom Baja Tahan Karat Tiongkok" untuk mengaksesanalisis data terbaru dan wawasan pasar mengenai bijih nikel, NPI (Tiongkok + Indonesia), nikel murni, nikel sulfat, bijih krom,ferokrom, dan baja tahan karat (Tiongkok + Indonesia)!]



