[SMM Kilat Baja Tahan Karat] Nikel LME Melonjak karena Pasokan Bijih Ketat dan Dolar Melemah

Telah Terbit: Apr 10, 2026 09:26
Harga nikel berjangka LME melonjak US$354/ton menjadi US$17.302/ton, sementara harga spot naik US$349/ton menjadi US$17.103/ton. Persediaan yang dipantau LME turun tipis 138 ton menjadi 281.358 ton. Rebound ini terutama didorong oleh ketatnya kuota bijih nikel Indonesia (RKAB) yang dibatasi pada 190–200 juta ton, mengindikasikan pasokan yang terbatas di tingkat pertambangan. Pelemahan dolar AS menyusul gencatan senjata Timur Tengah selama dua minggu turut menopang harga. Namun, tingginya persediaan nikel olahan dan pasokan NPI yang melimpah, ditambah pemulihan permintaan yang lebih lambat dari perkiraan di sektor baja tahan karat dan kendaraan listrik Tiongkok, mengisyaratkan bahwa harga nikel akan tetap volatil dalam jangka pendek.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn