Futures bijih besi DCE menunjukkan tren melemah secara keseluruhan hari ini. Kontrak teraktif I2609 akhirnya ditutup pada 750 yuan/mt, turun 2,53% dari sesi perdagangan sebelumnya. Harga spot turun 7-12 yuan/mt dari hari perdagangan sebelumnya. Pedagang menunjukkan antusiasme moderat dalam penawaran harga, pabrik baja melakukan restocking sesuai kebutuhan, dan permintaan informasi harga minim; hingga saat ini, transaksi pasar spot tetap sepi.
Dari sisi fundamental, data survei sampel inventaris 10 pelabuhan SMM menunjukkan tingkat inventaris mencapai 115,94 juta mt, turun 3,37 juta mt secara mingguan. Karena margin keuntungan tertekan, pabrik baja umumnya mengutamakan efektivitas biaya bahan baku. Varietas berpremi tinggi mengalami penumpukan inventaris yang signifikan, sementara varietas dengan inventaris tinggi mengalami penurunan inventaris yang nyata. Akibatnya, volume perdagangan terus lesu, memberikan tekanan pada harga.
Dari sisi berita, muncul laporan kemajuan besar dalam negosiasi, yang semakin mendorong ekspektasi pasar terhadap lanskap pasokan yang lebih longgar di masa depan, menciptakan resistensi yang signifikan bagi harga bijih besi. Sementara itu, Selat Hormuz dibuka kembali lalu ditutup lagi, menghidupkan kembali ekspektasi situasi Timur Tengah yang berkepanjangan. Oleh karena itu, harga bijih besi kemungkinan akan menunjukkan tren melemah dalam jangka pendek.
![[SMM Steel Market Flash] POSCO Targetkan Pengembalian Pemegang Saham 35%-40% Berdasarkan Laba Bersih yang Disesuaikan](https://imgqn.smm.cn/usercenter/gmcdk20251217171720.jpg)
![[SMM Steel Market Flash] POSCO Sebut Ketegangan Timur Tengah Terus Menekan Margin Baja](https://imgqn.smm.cn/usercenter/zLhJl20251217171720.jpg)
![[Topik Hangat SMM] Harga HRC Naik MoM pada April, Diperkirakan Berfluktuasi di Level Tinggi Sebelum Pertengahan Mei](https://imgqn.smm.cn/usercenter/vhvTQ20251217171715.jpg)
