[Komentar Tengah Hari Nikel SMM] Pada 3 April, harga nikel bergerak mendatar, seiring Iran dan Oman menyusun perjanjian tentang pengaturan Selat Hormuz

Telah Terbit: Apr 3, 2026 11:32

Berita Nikel SMM, 3 April:

Berita makro dan pasar:

(1) Iran dan Oman sedang menyusun perjanjian yang bertujuan menerapkan "pengaturan pelayaran" bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz, sambil menegaskan bahwa pelayaran kapal tidak akan dibatasi.

(2) AS secara resmi menyesuaikan tarif atas baja, aluminium, dan tembaga, serta mengumumkan rencana mengenakan tarif tambahan pada produk farmasi dari perusahaan yang belum mencapai kesepakatan atau belum memindahkan kembali produksinya ke pasar domestik.

Pasar spot:

Pada 3 April, harga SMM nikel rafinasi #1 naik 200 yuan/mt dibanding hari perdagangan sebelumnya. Premi spot nikel rafinasi #1 Jinchuan rata-rata 3.650 yuan/mt, tidak berubah dari hari perdagangan sebelumnya; merek nikel elektrodeposisi arus utama di Tiongkok berada di kisaran -600-400 yuan/mt.

Pasar berjangka:

Kontrak nikel SHFE yang paling aktif diperdagangkan (2605) bergerak mendatar, ditutup pada 134.260 yuan/mt hingga sesi pagi ini, naik 0,07%.

Dalam jangka pendek, pengetatan kebijakan Indonesia dan dukungan biaya membentuk dasar yang kuat bagi harga nikel, tetapi persediaan yang tinggi dan lemahnya permintaan hilir membatasi ruang kenaikan. Kisaran perdagangan inti kontrak nikel SHFE yang paling aktif diperdagangkan diperkirakan berada pada 133.000-143.000 yuan/mt.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
【Analisis SMM】Tinjauan Mingguan Pasar Nikel Indonesia - 30 Apr
30 Apr 2026 23:41
【Analisis SMM】Tinjauan Mingguan Pasar Nikel Indonesia - 30 Apr
Read More
【Analisis SMM】Tinjauan Mingguan Pasar Nikel Indonesia - 30 Apr
【Analisis SMM】Tinjauan Mingguan Pasar Nikel Indonesia - 30 Apr
30 Apr 2026 23:41
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Sebut Kapasitas Nikel Baru Indonesia Mungkin Terhambat oleh Pasokan Bijih yang Ketat
30 Apr 2026 22:33
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Sebut Kapasitas Nikel Baru Indonesia Mungkin Terhambat oleh Pasokan Bijih yang Ketat
Read More
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Sebut Kapasitas Nikel Baru Indonesia Mungkin Terhambat oleh Pasokan Bijih yang Ketat
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Sebut Kapasitas Nikel Baru Indonesia Mungkin Terhambat oleh Pasokan Bijih yang Ketat
Menurut Commodity Markets Outlook Bank Dunia edisi April 2026, produksi nikel olahan global diperkirakan meningkat moderat pada 2026 dan 2027 seiring beroperasinya kapasitas pemrosesan baru di Indonesia. Namun, laporan tersebut memperingatkan bahwa ketersediaan bijih hulu yang semakin ketat kemungkinan akan membatasi utilisasi kapasitas. Ini menunjukkan pertumbuhan pasokan nikel Indonesia ke depan mungkin semakin bergantung pada ketersediaan bijih, bukan semata-mata kapasitas pemrosesan nominal.
30 Apr 2026 22:33
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Prediksi Harga Nikel Naik 12% pada 2026 akibat Pasokan Ketat
30 Apr 2026 22:32
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Prediksi Harga Nikel Naik 12% pada 2026 akibat Pasokan Ketat
Read More
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Prediksi Harga Nikel Naik 12% pada 2026 akibat Pasokan Ketat
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Prediksi Harga Nikel Naik 12% pada 2026 akibat Pasokan Ketat
Menurut laporan Commodity Markets Outlook Bank Dunia edisi April 2026, harga nikel diproyeksikan naik 12% secara tahunan pada 2026 dan 3% lagi pada 2027, karena pertumbuhan konsumsi global diperkirakan melampaui ekspansi pasokan. Laporan tersebut menyebutkan bahwa meskipun kapasitas pemrosesan nikel baru akan terus beroperasi di Indonesia, ketersediaan bijih hulu yang lebih ketat kemungkinan akan membatasi tingkat utilisasi dan menjaga pasar tetap ketat. Laporan ini juga mencatat bahwa gangguan lebih lanjut terhadap ekspor sulfur dari produsen Timur Tengah dapat menjadi risiko kenaikan tambahan bagi harga nikel.
30 Apr 2026 22:32
Daftar untuk Lanjut Membaca
Dapatkan akses ke wawasan terkini tentang logam dan energi baru
Sudah memiliki akun?masuk di sini
[Komentar Tengah Hari Nikel SMM] Pada 3 April, harga nikel bergerak mendatar, seiring Iran dan Oman menyusun perjanjian tentang pengaturan Selat Hormuz - Shanghai Metals Market (SMM)